Pria bernama Muhammad Rangga (18) ditemukan tewas di semak-semak halaman kosong Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penyebab kematian pria bertato dengan tangan terlilit kain perban itu masih misterius.
Jasad pria muda itu ditemukan pertama kali oleh sejumlah anak kecil yang hendak bermain bola pada Minggu (10/5/2026) sore. Anak-anak itu menemukan mayat Rangga tergeletak di semak-semak.
"Jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.00 wita tadi," ucap Adhar (40), seorang warga di lokasi penemuan mayat, Minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan mayat tersebut sontak membuat warga ramai-ramai datang ke lokasi. Menurut Adhar, jasad Rangga ditemukan mengenakan kaus hitam dan celana pendek.
"Di tangan kanan korban terdapat tato yang bertuliskan 'Rangga' dan ada lilitan kain perban. Tak jauh di lokasi juga ada batu bercak darah," ujar Adhar.
"Sebelum dievakuasi oleh Aparat Kepolisian, mayat yang ditemukan ini sudah dikenali oleh pihak keluarganya," imbuhnya.
Kasi Humas Polres Bima Kota, Ipda Baiq Fitria Ningsih, mengungkapkan jasad Rangga telah dibawa ke RSUD Bima untuk dilakukan visum. Baiq Fitria belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Rangga.
"Aparat gabungan Polres Bima Kota dan Polsek Asakota sudah melakukan olah TKP. Termasuk meminta keterangan sejumlah saksi," tandasnya.
(iws/iws)










































