detikBali

IRT Tewas Bersimbah Darah di Bawah Jembatan Pipa PDAM Kupang

Terpopuler Koleksi Pilihan

IRT Tewas Bersimbah Darah di Bawah Jembatan Pipa PDAM Kupang


Yufengki Bria - detikBali

Lokasi penemuan jenazah di kolong jembatan pipa PDAM di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT, Sabtu (9/5/2026).
Lokasi penemuan jenazah di kolong jembatan pipa PDAM di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT, Sabtu (9/5/2026). (Foto: Yufengki Bria/detikBali)
Kupang -

Warga Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan dengan penemuan jasad seorang ibu rumah tangga (IRT), Fredolina Kikhau (26), di bawah kolong jembatan penyangga pipa PDAM, tadi pagi. Korban ditemukan tewas dengan luka di bagian wajah, sementara bercak darah terlihat di sekitar lokasi kejadian.

"Ini lokasinya pas pertengahan wilayah tiga RT, yakni RT 24, RT 41 dan RT 45, Kelurahan Liliba. Tepatnya di bawah jembatan penyangga pipa PDAM," ujar Ketua RT 24 RW 06, Mikhael Onga Hala, Sabtu (9/5/2026).

Mikhael mengatakan Fredolina merupakan warga RT 16 RW 10, Kelurahan Liliba. Penemuan jasad korban langsung membuat warga berdatangan ke lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama setelah penemuan itu, personel Polsek Kota Raja dan Polresta Kupang Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang guna pemeriksaan medis.

ADVERTISEMENT

"Tadi pas saya ke lokasi itu memang polisi dan warga sudah berdatangan. Jadi korban itu informasinya sudah berkeluarga dan memiliki dua anak. Sedangkanya suaminya masuk penjara karena kasus pencurian. Itu informasi yang saya dengar di lokasi," jelas Mikhael.

Meski demikian, Mikhael mengaku belum mengetahui pasti penyebab kematian korban. Menurutnya, hal tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

"Kalau soal penyebab kematian itu saya tidak tahu karena ranahnya teman-teman polisi," imbuh Mikhael.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Kupang Kota Iptu Frangki Lapuisaly mengatakan polisi telah melakukan olah TKP usai menerima laporan penemuan jasad korban. Namun, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Fredolina.

"Tadi piket Pamapta sudah lakukan olah TKP dan jenazahnya masih di RSB," kata Frangki.

Pantauan detikBali, lokasi penemuan jasad korban telah dipasangi garis polisi. Lokasi tersebut berada sekitar 20 meter dari permukiman warga. Selain itu, bercak darah terlihat di sekitar lokasi, tepatnya di area kali mati.




(dpw/dpw)










Hide Ads
LIVE