Pembalap Indonesia, Sean Gelael, terpaksa menutup balapan lebih awal saat race 2 ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), siang ini. Musababnya, Sean tergelincir ke gravel bed atau area batu kerikil seusai terlibat adu bodi kendaraan dengan pembalap asal China, Adderly Fung, pada lap dua.
Awalnya, Sean Gelael memulai start pada posisi 6 dan Adderly Fung pada posisi 13. Namun, saat balapan baru dimulai, posisi keduanya berubah. Sean merosot ke posisi tujuh sehingga harus lebih agresif mengejar ketertinggalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat memasuki menit kedua, Sean Gelael tiba-tiba terperosok ke gravel akibat benturan yang dialaminya. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh reporter SRO, Sean menyampaikan kekecewaannya karena tak bisa menyelesaikan balapan dengan hasil maksimal.
"Saya tidak tahu, saya pikir dia (Adderly Fung) tidak melihat saya yang ada di belakang lalu menutup celah sehingga terjadi benturan," kata Sean.
Setelah insiden tersebut, marshall Sirkuit Mandalika mengangkat bendera kuning yang menandakan seluruh pembalap harus menurunkan kecepatannya hingga situasi di dalam lintasan normal kembali.
Sebelumnya, Sean Gelael harus puas meraih podium ketiga dalam race 1 GTWCA 2026 di Sirkuit Mandalika, pada Sabtu (2/5). Sean start di posisi satu karena mendominasi saat Qualifying 1 dan 2.
(iws/iws)