Para calon jemaah haji (CJH) asal Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ramai-ramai menukarkan uang Rupiah ke Riyal jelang keberangkatan ke Mekkah. Penukaran uang tersebut dilakukan melalui stan yang tersedia di Asrama Haji Embarkasi NTB.
"Nggak perlu ke bank lagi, ternyata di Asrama Haji sudah ada booth perbankan untuk penukaran uang Riyal. Sekalian untuk kebutuhan selama di Tanah Suci. Saya juga tukar ke pecahan kecil untuk disimpan di rumah, sebagai kenang-kenangan," kata Ahmad, salah satu CJH asal Mataram, Senin (27/4/2026).
Ahmad mengungkapkan antrean pada stan penukaran uang di Asrama Haji tersebut terjadi sejak pagi hingga sore. Ia mengaku senang sudah memiliki pecahan uang Riyal untuk dibawa ke Tanah Suci.
"Saya antre dari pagi banget. Saya tukar beberapa pecahan, tapi yang paling penting pecahan uang Riyal untuk beli oleh-oleh nanti," imbuh Ahmad.
Salah seorang petugas penukaran uang asing, Rohani, mengaku telah menyiapkan mata uang Riyal dalam pecahan lengkap. Mulai dari nominal 5 Riyal hingga 500 Riyal.
"Sekarang banyak jemaah yang menukarkan pecahan kecil, karena dinilai lebih praktis dan gampang dipakai untuk keperluan sehari-hari," ujar Rohani, saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi NTB di Jalan Lingkar, Sekarbela, Kota Mataram, Senin.
Rohani mengatakan sebagian besar calon jemaah haji asal NTB menukarkan uang rupiah ke pecahan 5 Riyal, 10 Riyal, dan 50 Riyal. Rata-rata uang pecahan kecil banyak digunakan jemaah untuk membeli minuman, makanan, ataupun berinfak selama di Tanah Suci.
"Kalau berkaca dengan tahun lalu, kebutuhan bisa mencapai sekitar Rp 1 miliar. Angka ini bisa fleksibel tergantung jumlah jemaah dan permintaan di lapangan," kata Rohani.
Rohani memastikan stok uang riyal saat ini dalam kondisi cukup. Berdasarkan data pasar terbaru, nilai tukar Rupiah (IDR) terhadap Riyal Arab Saudi (SAR) berada di kisaran Rp 4.250 hingga Rp 4.350 per 1 Riyal.
Diketahui, jumlah JCH Kota Mataram yang berangkat tahun ini sebanyak 809 orang. Mereka terbagi ke dalam tiga kloter. Adapun, kloter 5 akan memasuki asrama pada 26 April dengan total 397 jemaah.
Kloter 10 akan diberangkatkan pada 3 Mei 2026 dengan total 387 jemaah. Kemudian kloter 15 terdiri dari 33 jemaah asa Mataram akan diberangkatkan pada 10 Mei 2026 pada pukul 23.40 Wita.
Simak Video "Video: Lebih dari 220 Ribu Calon Jemaah Haji Penuhi Syarat Kesehatan"
(iws/iws)