detikBali

Pemkot Mataram Larang PKL Jualan di Depan Asrama Haji

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkot Mataram Larang PKL Jualan di Depan Asrama Haji


Nathea Citra - detikBali

Area depan Asrama Haji di Jalan Lingkar Selatan, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram mulai steril jelang keberangkatan jemaah haji.
Area depan Asrama Haji di Jalan Lingkar Selatan, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram mulai steril jelang keberangkatan jemaah haji. (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mensterilkan total area depan Asrama Haji di Jalan Lingkar Selatan, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram, menjelang kedatangan jemaah kloter pertama pekan ini. Pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar dilarang keras beraktivitas di zona tersebut demi kelancaran mobilitas jemaah.

Berdasarkan pantauan detikBali, area sepanjang 100 meter di sisi kanan dan kiri depan Asrama Haji telah dipasangi garis pembatas dan spanduk larangan bertuliskan 'Dilarang Berjualan di Sepanjang Jalan'.

"100 meter ke kanan dan kiri, di bagian depan Asrama Haji sudah steril. Jadi pedagang tidak boleh berjualan di sepanjang 100 meter baik kanan maupun kiri. Tak hanya pedagang, parkir juga tidak kita bolehkan di area situ," kata Camat Sekarbela, Arief Satriawan saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kami lakukan untuk mempermudah mobilitas bus jemaah yang akan masuk ke dalam asrama. Apalagi bodi bus itu lumayan besar, jadi butuh haluan yang agak lebar,"tegasnya.

ADVERTISEMENT

Untuk memastikan sterilisasi berjalan maksimal hingga hari keberangkatan, pihak kecamatan menurunkan puluhan personel linmas yang disiagakan di sejumlah titik rawan.

"Ada 30 Linmas yang akan kami kerahkan," tegasnya.

Arief menegaskan, penertiban akan langsung dilakukan jika masih ditemukan pelanggaran di lapangan.

"Iya (kita tertibkan). Kita sudah sepakat, ini untuk kenyamanan jemaah, keamanan pedagang maupun keamanan pengguna jalan. Kita jaga sama-sama, pokoknya area 100 meter ke kiri dan 100 meter ke kanan harus steril," ungkapnya.

Disiapkan Jelang Kedatangan Kloter Pertama

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang menegaskan area depan Asrama Haji, yakni 100 meter ke barat dan timur, dipastikan steril dari kendaraan maupun pedagang sebelum jemaah tiba.

"Jemaah kloter pertama itu akan masuk pada 21 April, jadi tanggal 20 Aprilnya harus sudah dibloking. Dimana lokasi parkir, dan dimana lokasi PKL yang boleh berjualan. Tak hanya area depan Asrama Haji yang steril, area median jalan juga kita pastikan steril dari lapak maupun pedagang. Ini kita lakukan semata-mata untuk memperhatikan keselamatan warga," katanya, Senin.

Martawang mengimbau para pengantar jemaah untuk mematuhi arahan petugas, terutama terkait lokasi parkir yang telah disiapkan.

"Kami imbau kepada masyarakat pengantar jemaah untuk mentaati apa yang menjadi perintah petugas di lapangan. Misalkan 100 meter dari barat dan timur asrama jangan lagi ada kendaraan yang parkir," terangnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads