Satu calon jemaah haji (CJH) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikabarkan meninggal dunia. CJH tersebut dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci akhir pekan ini.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhammad Amin, membenarkan kabar tersebut. CJH yang meninggal dunia akan segera diganti agar kuota haji NTB tetap.
"Ya ini sedang dilakukan proses untuk pengisian. Tentunya ketika ada jemaah yang meninggal dunia itu harus dilakukan proses untuk pengisian kembali," kata Amin saat konferensi pers di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Senin sore (20/4/2026).
Amin mengatakan Kemenhaj NTB terus melakukan pengisian kursi kosong imbas satu CJH meninggal. Karena, Menhaj tidak memperkenankan open seat (kursi kosong) dari masing-masing kloter.
"Terkait dengan proses itu, sejauh mana ini sedang berjalan. Korban kan berada di kloter II, Lombok Tengah," ujar Amin.
Amin memastikan proses penggantian kursi kosong imbas satu CJH meninggal dunia tersebut akan dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
"Yang pasti kami menghindari kursi kosong. Artinya kuota haji kita 5.798 orang itu tetap," tegasnya.
Simak Video "Video Top 5: Dolly Parton-Yayoi Kusama Meninggal hingga Revaldo Narkoba Lagi"
(iws/iws)