Nusra Sepekan

Insiden Berdarah di SMAN 1 Woha-Bantuan Ji Chang Wook Ungkap Fakta Miris

Tim detikBali - detikBali
Minggu, 19 Apr 2026 17:59 WIB
Foto: Polsek Woha mengamankan situasi SMAN 1 Woha Bima, pasca siswa menusuk temannya menggunakan buusr panah di sekolah, Senin (13/4/2026). (Dok. Polsek Woha)
Mataram -

Ada sederet peristiwa terpopuler di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan terakhir. Di Bima, seorag siswa SMAN 1 Woha, menusuk temannya menggunakan anak panah di sekolah. Insiden itu terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM) serta korban dan terduga pelaku masih berseragam sekolah.

Kemudian, belasan sekolah dan pemerintah desa (pemdes) di Bima, NTB, diduga menjadi korban penipuan oleh oknum ASN Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bima. Para korban dijanjikan bus operasional bantuan hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Aksi aktor Korea Selatan, Ji Chang Wook, membantu pembangunan gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Aksi Chang Wook justru mengungkap fakta miris di sana.

Nama bekas Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, terseret dalam kasus korupsi pembelian lahan seluas 70 hektare untuk sirkuit MXGP Samota, Sumbawa. Namanya muncul dalam dakwaan jaksa terkait janji pembelian lahan seusai ajang internasional tersebut digelar.

Berikut rangkuman berita terpopuler selama sepekan dalam rubrik Nusra Sepekan di detikBali.


Siswa di Bima Tusuk Teman Pakai Panah

Siswa SMAN 1 Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menusuk temannya menggunakan anak panah di sekolah. Insiden itu terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM) serta korban dan terduga pelaku masih berseragam sekolah.

Kapolsek Woha AKP Muhtar menyebut terduga pelaku berinisial M (16), sementara korbannya inisial MA (16). Keduanya merupakan siswa kelas XI tapi berbeda kelas di SMAN 1 Woha. "Kejadiannya tadi pagi," ucap Muhtar dikonfirmasi detikBali, Senin (13/4/2026).

Muhtar menjelaskan sebelum kejadian, M dan MA berkelahi di pintu keluar Terminal Tente. MA diduga memukul M hingga mengakibatkan luka dan pendarahan di bagian kepala. "Diawali perkelahian," katanya.

Seusai perkelahian, M datang ke sekolah untuk melapor insiden itu ke Guru BP. Hanya saja, M melihat MA sedang duduk di depan ruang guru dan menghampirinya. Karena didatangi M, MA langsung kabur melarikan diri. "M mengejar hingga menusukkan anak panah dari arah belakang yang mengenai punggung MA," katanya.

Aksi itu langsung dilerai oleh siswa lain, sejumlah guru hingga penjaga sekolah. Tak lama setelah itu, para personel Polsek Woha yang mendapat laporan langsung mendatangi sekolah untuk mengamankan situasi.

"MA diamankan dan dibawa ke Mapolres Bima beserta barang bukti anak panah. Sementara M dibawa ke RSUD Bima untuk dirawat medis," ujarnya.

"Hasil interogasi awal, motif kejadian M dan MA mempunyai permasalahan dan dendam," tambah Muhtar.



Simak Video "Video: Motif Pria Tusuk Istri Pakai Obeng saat Ambil Rapor Anak"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork