detikBali

Rahajeng Purnama! Cek Ala Ayuning Dewasa Kalender Bali 24 Oktober 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

Rahajeng Purnama! Cek Ala Ayuning Dewasa Kalender Bali 24 Oktober 2026


I Gusti Ayu Natasha - detikBali

Umat Hindu mengikuti persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Sabtu (13/9/2025). Persembahyangan bersama itu diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Denpasar untuk memohon keselamatan agar masyarakat terhindar dari musibah dan bencana seperti peristiwa banjir. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/sgd
Ilustrasi - Umat Hindu mengikuti persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Denpasar -

Rahajeng Kajeng Kliwon dan Purnama Kelima, Semeton! Ala ayuning dewasa Redite Kliwon Watugunung, 25 Oktober 2026 menurut kalender Bali di antaranya baik untuk upacara Dewa Yadnya.

Kalender Bali memuat ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Ala ayuning dewasa digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali dalam menentukan baik buruknya hari untuk melakukan kegiatan adat dan ritual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak ala ayuning dewasa Redite Kliwon Watugunung, Minggu 25 Oktober 2026 berdasarkan perhitungan kalender Bali sebagaimana dikutip dari kalenderbali.org.

  • Amerta Buwana. Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya (Alahing dewasa 2).
  • Amerta Dadi. Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. (Alahing dewasa 2).
  • Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
  • Kala Buingrau. Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Jangkut. Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Kutila Manik. Baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Rumpuh. Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak). (Alahing dewasa 3).
  • Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben (Alahing dewasa 3).
  • Lebur Awu. Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. (Alahing dewasa 4).
  • Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya (Alahing dewasa 2).
  • Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
  • Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
  • Sedana Yoga. Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. (Alahing dewasa 2).
  • Semut Sedulur. Baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4).
  • Srigati Jenek. Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi dilumbung, serta pelaksanaan upacaranya. (Alahing dewasa 4).
  • Subacara. Baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat.menunjuk petugas, mulai berlatih/belajar. (Alahing dewasa 2).
  • Titibuwuk. Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Alahing dewasa 3).
  • Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Langgeng Kayowanan, Pratiti: Jaramerana.


(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads