Taman Kota Giri Menang, di Kecamatan Gerung, Lombok Barat menjadi sasaran vandalisme hingga dijadikan tempat kencing sembarangan. Padahal, taman ini baru sepekan dibuka untuk umum.
Pantauan detikBali, Selasa (14/4/2026), salah satu bangku taman rusak pada bagian bilah kayu penyangga dudukan. Kayu tersebut patah dan kini hanya diikat menggunakan tali rafia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ditemukan pula beberapa coretan kata tidak senonoh seperti kelamin perempuan di bangku taman dan belakang monumen bunga teratai, bahkan menggunakan cat.
Di lokasi yang sama juga tercium bau pesing, diduga akibat ulah pengunjung buang air kecil secara sembarangan.
Taman Kota Giri Menang di Lombok Barat. (Foto: M Zahiruddin/detikBali) |
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat, Nurul Adha, menyayangkan kondisi tersebut. Ia mengingatkan taman baru saja rampung dikerjakan dan akan diresmikan tanggal 17 April nanti saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Barat. "Ini kan sudah ada tangan-tangan usil," ujarnya.
Adha menegaskan aksi vandalisme tidak bisa ditoleransi karena merusak fasilitas publik dan mengganggu kenyamanan pengunjung. "Dan memang tidak boleh kita merusak dan menulis-nulis sembarangan, padahal ini sudah fasilitas yang disiapkan untuk masyarakat sendiri," tegasnya.
Adha mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang ada, termasuk membuang sampah pada tempatnya demi kenyamanan bersama. "Mari kita jaga bersama ya, karena taman ini adalah fasilitas publik yang dibangunkan dan diperuntukkan untuk untuk kita semua," tandasnya.
(hsa/hsa)











































