Disclaimer: Depresi dan munculnya keinginan bunuh diri bukanlah hal sepele. Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh atau fisik. Jika gejala depresi semakin parah, segeralah menghubungi dan berdiskusi dengan profesional seperti psikolog, psikiater, maupun langsung mendatangi klinik kesehatan jiwa.
Seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial YA (34) di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Minggu (12/4/2026). Korban sempat meminta keluarga menjemputnya di Bandara Frans Seda Maumere.
Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leopardus Tunga menjelaskan, sekitar pukul 16.10 Wita korban tiba di Maumere. Guru pria tersebut kemudian menghubungi kakak iparnya, AD (43), dan kakak kandungnya, AHS (42), untuk menjemput di bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjemput korban di Bandara Frans Seda Maumere hari Minggu," kata Leonardus saat dikonfirmasi detikBali, Senin (13/4/2026).
Namun, saat AD dan AHS tiba di bandara, korban tidak ditemukan. Ketika dihubungi melalui telepon, korban mengaku sudah berada di rumahnya di wilayah Watuliwung, Kecamatan Kangae.
Mendapat informasi itu, keduanya langsung menuju rumah korban. Setibanya di lokasi, mereka memanggil korban dari luar rumah, tetapi tidak mendapat respons. AD dan AHS kemudian masuk ke dalam rumah dan membuka pintu kamar korban.
AD dan AHS kemudian masuk ke dalam rumah dan membuka pintu kamar korban. Saat pintu terbuka, keduanya mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon berwarna biru yang diikat pada rangka atap rumah.
"Kemudian para AD dan AHS kaget melihat korban yang sementara tergantung," ungkap Leonardus.
Keluarga berusaha menyelamatkan korban dengan mengangkat tubuhnya dan memotong tali. Mereka juga sempat merasakan denyut nadi korban masih ada, lalu berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Korban kemudian dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah diperiksa oleh dokter di ruang IGD, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Korban dinyatakan telah meninggal dunia," tandasnya.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.
(nor/nor)










































