detikBali

34 Rumah di Lembata Rusak Diguncang 16 Kali Gempa Susulan

Terpopuler Koleksi Pilihan

34 Rumah di Lembata Rusak Diguncang 16 Kali Gempa Susulan


Yurgo Purab - detikBali

Salah satu rumah terdampak gempa di Lembata.
Foto: Salah satu rumah terdampak gempa di Lembata. (Dok. Kades Bobokerong)
Flores Timur -

Sebanyak 34 rumah di Desa Bobokerong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan mengalami kerusakan setelah diguncang 16 kali gempa dengan magnitudo 1,6 hingga 2,7 pada Selasa (8/4/2026) hingga Jumat (10/4/2026).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Lembata, Andris Koban, mengatakan ada 31 rumah dilaporkan rusak akibat gempa. "30 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan dan satu rumah rusak berat," kata Andris Koban kepada detikBali, Sabtu (11/4/2026).

Sementara, Kepala Desa Bobokerong, Mohamad Ismail, mengatakan pagi ini ada tiga laporan kerusakan rumah yang masuk. "Pagi ini tiga lagi melapor ke desa. Jadi 34 rumah rusak yang dilaporkan resmi ke Pemdes Bobokerong," ujar Mohamad, Sabtu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andris Koban mengungkapkan beberapa titik talud patah dan rusak. Tak cuma kerusakan fisik, warga juga mengalami trauma akibat getaran gempa yang dirasakan malam hari.

ADVERTISEMENT

"Sebagian warga memilih keluar dari rumah dan berkumpul di tempat terbuka karena khawatir terjadi gempa susulan," imbuhnya.

Andris mengimbau warga menghindari tembok, bangunan tinggi dan titik-titik yang membahayakan. "Tetap waspada akan kemungkinan gempa susulan," pungkasnya.

Untuk diketahui, ratusan rumah rusak akibat gempa bumi M 4,7 yang terjadi di Kabupaten Flores Timur sejak Rabu malam hingga Kamis pagi (9/4/2026). Getaran keras juga terasa di wilayah-wilayah sekitarnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads