Seekor komodo dewasa di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masuk permukiman warga dan memangsa seekor kambing. Pota adalah salah satu habitat komodo di luar kawasan Taman Nasional (TN)Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Insiden itu terjadi di Dusun Parasai, Kelurahan Pota. Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT masih berusaha menangkap komodo tersebut.
"Warga Dusun Parasai melaporkan seekor komodo berukuran sekitar 1,7 meter yang masuk ke area permukiman dan memangsa seekor anak kambing milik warga," ungkap Kepala BBKSDA NTT, Adhi Nurul Hadi, Rabu (8/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu terjadi pada 31 Maret 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas telah melakukan pemeriksaan lokasi, pengumpulan data lapangan, serta asesmen untuk rencana pemasangan kamera jebak (camera trap) dan kandang perangkap untuk menangkap komodo tersebut.
Sebanyak dua unit perangkap komodo dikerahkan ke Pota untuk menangkap satwa langka tersebut. Penangkapan dilakukan setelah ada proses asesmen.
"Kami masih terus melakukan pengamatan, sudah digeser dua unit perangkap komodo dari Ruteng ke Pota. Akan kami pasang setelah proses assesmen situasinya dalam beberapa hari ke depan," jelas Adhi.
Jaga Komodo
Adhi minta masyarakat setempat untuk menjaga komodo dan habitatnya. Masyarakat diimbau untuk tidak menangkap, melukai, memelihara, maupun memperdagangkan satwa liar yang dilindungi tersebut.
"Upaya perlindungan terhadap komodo dan satwa liar lainnya penting untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem, sekaligus mendorong terciptanya hubungan yang lebih aman antara manusia dan satwa liar di wilayah habitat alaminya," tandas Adhi.
(hsa/hsa)










































