Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Bali mengeklaim kondisi perairan Bali tergolong baik menyusul dugaan kemunculan hiu di Pantai Nusa Dua, Minggu (24/5/2026).
"Itu sebenarnya indikator kalau ada hiu itu perairannya bukan jelek. Kalau ada top predator berarti piramida makanannya kan ada, rantai makanannya ada," kata Kepala Bidang Kelautan Dinas KP Bali I Nengah Bagus Sugiarta ditemui di Kantor Dinas KP Bali, Denpasar, Senin (25/5/2026).
Menurut Sugiarta, keberadaan predator puncak seperti hiu bisa menunjukkan terumbu karang dan ekosistem perikanan di laut Bali masih tergolong baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ia menyebut ada kemungkinan lain hiu tersebut sedang berburu hingga menyasar ke Pantai Nusa Dua. Selain itu, perairan selatan Bali memang menjadi jalur migrasi hewan predator seperti hiu hingga paus.
"Daripada tidak ada hiu, nanti yang berkembang justru ikan-ikan herbivora. Cuma masalahnya dia ke situ itu yang perlu diteliti," tuturnya.
Sugiarta mengaku belum bisa memastikan karakter hiu tersebut apakah lazim menjangkau hingga pesisir pantai atau tidak. Menurutnya, risiko keselamatan wisatawan juga perlu dipikirkan. Sebab, hiu bisa saja muncul di pantai karena habitatnya terganggu atau memang sedang mencari makan.
"Kalau memang dari dulunya enggak ada terus tiba-tiba ada nah itu menjadi bahan penelitian misalnya dari Udayana atau dari BRIN, kalau memang dari dulunya tidak ada hiu karena kembali lagi itu bukan kita yang berwenang membatasi gerak," jelasnya.
Ia menilai hiu tersebut juga bisa saja sedang mencari ikan tuna yang populasinya cukup besar di perairan Bali. Sugiarta turut mengingatkan wisatawan agar berhati-hati saat berada di kawasan pantai tersebut.
Namun, ia menegaskan hiu tidak selalu harus dianggap sebagai hewan yang seram karena ada banyak objek wisata yang menawarkan aktivitas berenang bersama hiu. "Cuma kalau fenomena ini harus diteliti dulu. Cuma bukan berarti perairan kita jelek, enggak," tandas Sugiarta.
Sebelumnya, hiu diduga muncul di kawasan perairan Pantai The Nusa Dua, Badung, Jumat (22/5/2026). Pihak ITDC selaku pengelola The Nusa Dua memastikan situasi di kawasan tersebut aman dan hiu yang diduga muncul tidak berbahaya bagi manusia.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan hingga saat ini situasi di kawasan pantai tetap aman. Pihaknya juga tidak menerima laporan yang menimbulkan kepanikan dari wisatawan maupun masyarakat.
"Dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini tim pengamanan di lapangan belum menemukan adanya situasi yang menimbulkan kepanikan maupun laporan yang meresahkan dari masyarakat maupun wisatawan," ujarnya Minggu (24/5/2026).