Travel Agent Tipu-Telantarkan 3 Turis Jerman Tak Berkantor di Labuan Bajo

Ambrosius Ardin - detikBali
Selasa, 07 Apr 2026 11:19 WIB
Kiri-kanan: perwakilan wisatawan, perwakilan travel agent, dan Kasatpamobvit Polres Manggarai Barat, Iptu Abnel Tamonob, saat mediasi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat NTT, Senin (6/4/2026). (Dok. Polres Manggarai Barat)
Manggarai Barat -

Agen perjalanan wisata (travel agent) bernama Pinishi Trip diduga menipu tiga turis asal Jerman. Akibatnya, ketiga turis asing itu telantar selama lima jam di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapal Pinisi Marea yang dijanjikan travel agent untuk membawa tiga turis itu tak kunjung datang menjemput mereka di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Travel agent tersebut diketahui tidak berkantor di Labuan Bajo.

"Travel agent yang mengurus Pinishi Marea itu tidak ada di Labuan Bajo sehingga kita tidak bisa komunikasi," ungkap Kepala Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polres Manggarai Barat Iptu Abnel Tamonob, Senin (6/3/2026) malam.

Aktivitas travel agent yang tidak berkantor di Labuan Bajo selama ini menjadi sorotan pemerintah daerah dan stakeholder pariwisata setempat. Mereka mendorong travel agent yang beroperasi di Labuan Bajo memiliki kantor di sana agar mudah diawasi.

Keberadaan kantor tersebut juga diharapkan dapat mempermudah travel agent untuk minta pertanggungjawaban jika terjadi persoalan dengan wisatawan. Sebab, kasus penipuan terhadap turis di Labuan Bajo kerap dilakukan travel agent yang tidak berkantor di daerah tersebut.

Bukan Perwakilan Travel Agent

Seorang perempuan yang hadir dalam mediasi diketahui bukan perwakilan travel agent tersebut. Perempuan bernama Cindy Pangge adalah Manager Neptune Cruise, perwakilan kapal Neptune 1 yang membawa wisatawan itu ke TN Komodo.

Cindy mengaku dihubungi oleh pihak travel agent untuk menyediakan kapal pengganti bagi tiga turis Jerman tersebut. Cindy kemudian datang menemui wisatawan tersebut di Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan menawarkan kapal Neptune 1 dan disetujui oleh wisatawan tersebut.

"Bukan perwakilan travel agent, saya pemilik kapal," tegas Cindy.

Cindy mengaku tak mengetahui permasalahan travel agent dengan kapal sebelumnya sehingga tak datang mengangkut tiga wisatawan Jerman itu di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Ia hanya menyebut ada miskomunikasi di antara mereka, tapi tak mengetahui detailnya.

"Kami hanya menyediakan kapal pengganti saja," ujar Cindy.

3 Turis Jerman Telantar di Labuan Bajo

Diberitakan sebelumnya, tiga turis Jerman bernama Dennis Domenik (34), Catrin (37), dan Mario Jurgen (38) telantar di Pelabuhan Marina Labuan Bajo Senin (6/4/2026). Mereka diduga menjadi korban penipuan travel agent bernama Phinisi Trip.

Kapal Pinisi Marea yang dijanjikan travel agent untuk membawa tiga turis itu berwisata ke TN Komodo tak kunjung datang menjemput mereka. Travel agent akhirnya menyediakan kapal pengganti untuk wisatawan tersebut setelah diadukan ke Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polres Manggarai Barat.

"Ketiga wisatawan mancanegara tersebut telah menunggu di pelabuhan sejak pukul 08.00 Wita. Namun, hingga pukul 13.00 Wita, kapal Pinisi Marea yang seharusnya mereka tumpangi tak kunjung memberikan kepastian," ungkap Kasatpamobvit Polres Manggarai Barat, Iptu Abnel Tamonob.

"Kepolisian berhasil memediasi pengaduan tiga wisatawan asal Jerman yang sempat merasa ditipu oleh agen perjalanan terkait jadwal keberangkatan kapal wisata pinisi di Pelabuhan Marina Waterfront," imbuhnya.

Abnel mengungkapkan awalnya travel agent tersebut tak bisa dihubungi oleh wisatawan Jerman itu. Situasi di lokasi sempat menegang karena para tamu merasa telantar dan ditinggalkan tanpa kejelasan selama berjam-jam.

"Para wisatawan telah menunggu sejak pagi tanpa kepastian, sementara pihak agen tidak memberikan respons sama sekali saat dihubungi oleh para korban. Wisatawan sempat merasa tertipu karena ditinggalkan tanpa kabar selama lima jam di pelabuhan," terang Abnel.

Polisi kemudian berkomunikasi dengan travel agent dan minta pertanggungjawaban mereka terhadap tiga wisatawan telantar tersebut. Perwakilan travel agent lantas menemui para wisatawan di lobi Pos Terpadu Pelabuhan Marina Waterfront sekitar pukul 13.25 Wita untuk menjalani proses mediasi yang difasilitasi oleh polisi.

Proses mediasi membuahkan solusi konkret sekitar pukul 14.00 Wita. Travel agent menyediakan Kapal Pinisi Neptune 1 untuk membawa wisatawan itu ke TN Komodo.

"Setelah kami mediasi, pihak agen bersedia memberikan kapal pengganti untuk melanjutkan perjalanan para tamu. Kami memastikan mereka mendapatkan hak perjalanannya kembali," ujar Abnel.



Simak Video "Video Suasana Pantai Pede Labuan Bajo Ramai Pengunjung saat Natal"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork