detikBali

SAR Setop Pencarian Pria yang Selamatkan Adiknya di Pantai Tanjung Bloam

Terpopuler Koleksi Pilihan

SAR Setop Pencarian Pria yang Selamatkan Adiknya di Pantai Tanjung Bloam


Sanusi Ardi W - detikBali

Operasi pencarian korban yang hanyut di pantai Tanjung Bloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, NTB oleh Tim SAR gabungan, Senin (30/3/2026). foto (Dok. Tim SAR Mataram)
Foto: Operasi pencarian korban yang hanyut di pantai Tanjung Bloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, NTB oleh Tim SAR gabungan, Senin (30/3/2026). (Dok. SAR Mataram)
Lombok Timur -

Operasi SAR pencarian seorang pria bernama Naufal (34) yang mencoba selamatkan adiknya dihentikan. Naufal hanyut di Pantai Tanjung Bloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (24/3/2026).

Koordinator Pos Search and Rescue (SAR) Kayangan Lombok Timur Muhamad Darwis menjelaskan, SAR Mataram bersama TNI/Polri, BPBD, dan masyarakat sekitar telah melakukan pencarian korban selama tujuh hari. Namun, hingga kini korban tak kunjung ditemukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami telah berupaya semaksimal mungkin bersama tim gabungan dari TNI POLRI, teman-teman dari BPBD dan juga dibantu masyarakat setempat untuk melakukan pencarian, tetapi hingga hari ini korban masih belum ditemukan," terang Darwis, Senin (30/3/2026).

Darwis menjelaskan hari ini adalah hari terakhir, sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP), upaya pencarian korban dihentikan. Ia menambahkan, apabila kemudian hari ditemukan tanda-tanda penemuan korban, maka operasi SAR kembali dilanjutkan.

ADVERTISEMENT

"Sesuai dengan SOP pencarian yaitu 7 hari sehingga dihentikan. Namun nanti jika ada tanda-tanda ditemukan misalnya pakaian korban atau petunjuk baru, maka operasi pencarian akan dilakukan kembali. Kami telah menyerahkan berita acaranya ke pihak keluarga," terang Darwis.

Ia mengatakan upaya pencarian oleh tim gabungan yakni dengan menyisir Pantai Tanjung Bloam dan juga melakukan pencarian sejauh 7 mil di lautan lepas. Selain itu, upaya pencarian dari udara menggunakan drone thermal juga telah dilakukan, tapi hasilnya nihil.

"Kendalanya memang gelombang dan arusnya cukup keras, karena kami melakukan pencarian hingga sejauh 7 mil di lautan lepas. Ada juga tim yang melakukan penyisiran di pesisir pantai, kami juga menggunakan drone di radius 5 kilometer, tapi tidak ada tanda-tandanya," jelas Darwis.

Sebelumnya, Naufal dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Tanjung Bloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Nahasnya, Naufal hilang setelah menyelamatkan adiknya, Luqyana Kamaria (23), yang lebih dulu dihantam gelombang.

Peristiwa pilu itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita pada Selasa (24/3). Saat itu, Naufal sedang menikmati liburan bersama beberapa anggota keluarganya.




(hsa/hsa)










Hide Ads