detikBali

Kapal Muat Garam Tujuan Makassar Terbakar di Teluk Bima, 4 ABK Terluka

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kapal Muat Garam Tujuan Makassar Terbakar di Teluk Bima, 4 ABK Terluka


Rafiin - detikBali

Kapal memuat garam terbakar di Teluk Bima, tepatnya di perairan wilayah Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB, pada Selasa, (10/3/2026). (Dok. Satpolairud Polres Bima).
Foto: Kapal memuat garam terbakar di Teluk Bima, tepatnya di perairan wilayah Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB, pada Selasa, (10/3/2026). (Dok. Satpolairud Polres Bima)
Bima -

Sebuah kapal yang memuat garam tujuan Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar di perairan Teluk Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (10/3/2026). Insiden itu mengakibatkan empat anak buah kapal (ABK) terluka.

"Kejadiannya (kebakaran kapal) tadi," ungkap Kapolres Bima melalui Kasat Polairud, AKP Hari Purnomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari membeberkan kapal terbakar di Teluk Bima bagian selatan, tepatnya di perairan wilayah Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang terbakar memuat garam 300 karung tujuan Makassar.

"Kapal tujuan Makassar memuat garam ini terbakar saat bersandar di perairan Sondosia karena cuaca buruk," katanya.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan kapal terbakar bermula ketika salah seorang ABK hendak memasak air panas untuk kopi. Pada saat menyalakan kompor gas, tiba-tiba tabung ukuran 3 kilogram (kg) meledak dan seketika menyambar seluruh bagian kapal hingga terbakar.

"Kobaran api dengan cepat menjalar luas karena kapal hampir 90 persen terbuat dari kayu," jelas Hari.

Insiden kebakaran kapal tersebut mengakibatkan empat ABK mengalami luka bakar. Mereka masing-masing berinisial S (27), M (26), U (20) dan F (40), yang semuanya warga Desa Sondosia.

"Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja empat ABK yang terluka dan saat ini tengah dirawat di RSUD Sondosia," tutur Hari.

Hari menambahkan berdasarkan hasil olah TKP dari Tim Unit Inafis Satreskrim Polres Bima, dugaan sementara kebakaran kapal diakibatkan oleh bocornya selang (regulator) gas.

"Sementara untuk kerugian materi diprakirakan mencapai angka ratusan juta rupiah," tandasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads