Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) memblokir pengiriman ternak sapi dari Pulau Bali dan Jawa. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus lumpy skin disease (LSD) di Bumi Gora.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi, mengatakan saat ini NTB masih nihil kasus LSD. "Ya, kami blokir pengiriman dari Bali dari Jawa juga," kata Riadi, Kamis (5/2/2026).
Kendati demikian, pengiriman sapi dan kerbau dari NTB ke Bali dan Jawa masih tetap diperbolehkan. Riadi beralasan NTB masih berstatus hijau sehingga masih dapat mengirim ternak ke luar NTB.
"Kan kalau dari daerah hijau ke merah, itu kan boleh saja. Yang kami khawatirkan, LSD ini disebarkan oleh vektor penyakitnya," ujarnya.
Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"
(iws/iws)