detikBali
Sumba Barat Daya

3 Bocah Tenggelam Saat Nonton Kapal Karam, 2 Tewas-1 Hilang

Terpopuler Koleksi Pilihan
Sumba Barat Daya

3 Bocah Tenggelam Saat Nonton Kapal Karam, 2 Tewas-1 Hilang


Simon Selly - detikBali

Polisi bersama Basarnas dan masyarakat saat melakukan pencarian terhadap tiga korban tenggelam, Selasa (27/1/2026).
Foto: Polisi bersama Basarnas dan masyarakat saat melakukan pencaharian terhadap tiga korban tenggelam, Selasa (27/1/2026). (Dok. Humas Polres SBD)
Kupang -

Tiga siswa sekolah dasar (SD) tenggelam saat menyaksikan kapal Abadi Jaya-A1, kandas di Pantai Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1/2026). Dua korban ditemukan tewas dan satu lagi sampai sekarang masih hilang.

Ketiga korban diduga tersapu ombak saat menyaksikan kapal Abadi Jaya-A1 karam. Para korban, adalah Alfres Mone (6), siswa kelas I SD, serta Branto Mete (9) dan Adrianto Mete (9), keduanya siswa kelas III.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para korban merupakan warga Poudawa, Desa Wemaringi dan Kalembu Rame, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Ketiga bocah ini hilang dan diduga tenggelam di Pantai Webuku, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya," ujar Kasi Humas Polres SBD, AKP Bernadus Mbili Kandi, Selasa (27/1/2025) malam.

ADVERTISEMENT

Kronologi Kejadian

Dari keterangan saksi dan juga salah satu korban yang selamat, Jok Eldon Helo (11), mereka sedang duduk di pesisir pantai Webuku, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya sambil melihat KM Abadi Jaya-A1, yang terdampar di pantai tersebut, diduga gelombang dan ombak yang tinggi muncul dan menghantam mereka.

Jok Eldon Helo dan tiga orang korban tersapu ombak dan terseret ke dalam laut. Namun, Jok berusaha berenang hingga ke tepi pantai dan selamat. Nahas, ketiga rekannya tidak sempat berenang ke tepi pantai.

Bernadus menjelaskan dari keterangan Jok Helo, tiga korban sudah terbawa arus ke dalam laut.

"Warga masyarakat di sekitar Pantai Webuku yang melihat dan mengetahui peristiwa tersebut datang dan memberi bantuan terhadap Jok dan berupaya mencari korban," tambahnya.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa (27/1) pagi di pesisir Pantai Waibuku hingga Pantai Marapu dan ditemukan dua korban sudah tak bernyawa, sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses pencaharian

"Sekitar pukul 07.00 Wita, tim pencari menemukan dua jenazah bocah di pesisir Pantai Marapu, Desa Wemaringi, sekitar satu kilometer dari lokasi kapal karam. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses pencaharian," terang dia.




(hsa/hsa)










Hide Ads