Penutupan Layanan Kapal Wisata di Labuan Bajo Berlanjut hingga 29 Januari

Sui Suadnyana, Ambrosius Ardin - detikBali
Senin, 26 Jan 2026 20:35 WIB
Foto: Sejumlah kapal wisata lego jangkar akibat cuaca buruk di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/1/2026). (ANTARA FOTO/Gecio Viana)
Manggarai Barat -

Penutupan pelayaran kapal wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperpanjang lagi hingga 29 Januari atau saat cuaca kembali membaik. Sebelumnya, larangan pelayaran kapal wisata di destinasi pariwisata superprioritas itu diperpanjang dari 20 hingga 27 Januari 2026.

Perpanjangan penutupan pelayaran kapal wisata karena masih ada potensi angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo hingga 29 Januari. Potensi itu berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.

"Ya, betul (penutupan pelayaran kapal wisata diperpanjang hingga 29 Januari 2026). Prakiraan cuaca BMKG masih belum memungkinkan," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, Senin (26/1/2026) malam.

KSOP Labuan Bajo telah mengeluarkan Maklumat Pelayaran tentang Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem. Selama periode penutupan sementara ini, KSOP Labuan Bajo tidak melayani permohonan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kapal wisata.

"Pelayanan SPB untuk kapal wisata, termasuk speedboat, ditutup sementara tanggal 27-29 Januari 2026 atau sampai cuaca membaik kembali berdasarkan informasi dari BMKG," ujar Stephanus.

Selain mempertimbangkan prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, jelas Stephanus, larangan kapal wisata berlayar itu juga berdasarkan pengamatan langsung gelombang tinggi di perairan Taman Nasional (TN) Komodo dan sekitarnya.

Selama masa penutupan total ini, kapal wisata di Labuan Bajo, baik pinisi maupun kapal cepat (speedboat) dilarang berlayar ke TN Komodo dan destinasi lain di Labuan Bajo.



Simak Video "Video Basarnas: Total Korban Meninggal Gempa NTT Jadi 51 Orang"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork