Penutupan sementara layanan wisata alam di kawasan Taman Nasional Komodo (TN Komodo), Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperpanjang hingga 27 Januari 2026 atau sampai kondisi cuaca kembali membaik.
Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga mengatakan perpanjangan penutupan dilakukan akibat cuaca buruk yang masih melanda wilayah perairan sekitar TN Komodo.
"Ya (penutupan diperpanjang hingga 27 Januari 2026)," kata Hengki -sapaan Hendrikus, Selasa (20/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hengki menjelaskan, penutupan sementara TN Komodo berlangsung hingga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo kembali membuka aktivitas pelayaran kapal wisata.
Adapun KSOP Labuan Bajo memperpanjang penutupan pelayaran kapal wisata akibat cuaca buruk hingga 27 Januari atau saat cuaca kembali membaik. "Ya," ujar Hengki.
Sebelumnya, BTNK menutup sementara wisata alam TN Komodo pada 12-15 Januari 2026. Penutupan tersebut kemudian diperpanjang hingga 20 Januari. Namun, karena kondisi cuaca belum membaik, penutupan kembali diperpanjang hingga 27 Januari mendatang.
Penutupan sementara ini dilakukan karena adanya potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim (Stamar) Tenau Kupang. Selain itu, penutupan juga mempertimbangkan Maklumat Pelayaran KSOP Kelas III Labuan Bajo terkait peringatan potensi cuaca ekstrem.
Pada periode yang sama, KSOP Labuan Bajo juga menutup total pelayaran kapal wisata, termasuk menuju TN Komodo. KSOP Labuan Bajo kemudian memperpanjang larangan kapal wisata berlayar tersebut hingga 27 Januari mendatang atau hingga cuaca kembali membaik sesuai prakiraan BMKG.
(dpw/dpw)










































