detikBali

Gianyar Dilanda 3 Kebakaran dalam Sehari

Terpopuler Koleksi Pilihan

Gianyar Dilanda 3 Kebakaran dalam Sehari


Sui Suadnyana, Aryo Mahendro - detikBali

Petugas Damkar Gianyar menangani kebakaran gudang toko perabot rumah tangga grosiran di Jalan Gunung Lempuyang, Sabtu (5/9/2026). (Aryo Mahendro/detikBali)
Foto: Petugas Damkar Gianyar menangani kebakaran gudang toko perabot rumah tangga grosiran di Jalan Gunung Lempuyang, Sabtu (5/9/2026). (Aryo Mahendro/detikBali)
Gianyar -

Gianyar dilanda sebanyak tiga kejadian kebakaran dalam sehari, Sabtu (5/9/2026). Ketiga musibah itu adalah kebakaran pelinggih dan satu bangunan, kebakaran ilalang persawahan, dan kebakaran toko gudang toko perabot rumah tangga.

Kebakaran lima pelinggih dan satu bangunan balai panggungan terjadi di Pura Dadia Abasan, Banjar Getas Kangin, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Bangunan yang terbakar ludes dilalap api.

"Musibah itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita," kata Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumartini mengatakan kebakaran dipicu sajen saat perayaan hari suci Tumpek Uye di pura itu. Kobaran api diketahui pengempon pura, I Wayan Tarka.

ADVERTISEMENT

Melihat kobaran api kentongan khas Bali alias kulkul langsung dibunyikan untuk meminta bantuan. Tak lama, polisi dan petugas Damkar Gianyar mendatangi dan melakukan pemadaman api.

"Warga sekitar kemudian berdatangan ke lokasi dan bersama personel Polsek Blahbatuh bahu-membahu melakukan upaya pemadaman awal dengan peralatan yang tersedia, sembari menunggu kedatangan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar," kata Sumartini

Sumartini mengatakan api dapat dikuasai dua jam kemudian. Namun, pelinggih Gedong Penyimpenan, pelinggih Taksu, pelinggih Menjang Siang, pelinggih Gedong Arta, pelinggih Pesamuan, serta balai panggungan, telanjur ludes terbakar. Penyelidikan sementara, percikan api dari sesajen diduga jadi pemicunya.

"Berdasarkan keterangan awal pengempon pura, kebakaran diduga berkaitan dengan percikan api dupa saat pelaksanaan kegiatan menghaturkan sesajen. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan," terang Sumartini.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya, kerugian materi mencapai Rp 500 juta. "Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati menggunakan sumber api, khususnya dupa dan sarana persembahyangan," pinta Sumartini.

Hampir bersamaan, kebakaran ilalang persawahan terjadi di Jalan Naga Kunci, Banjar Lebah, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Ilalang itu juga habis terbakar.

Sumartini mengatakan lahan seluas 800 meter persegi milik seorang warga bernama I Made Putra itu dilalap api sekira pukul 15.00 Wita. Upaya pemadaman dilakukan dua unit Damkar Gianyar.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WITA. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel yang dialami pemilik lahan," terang Sumartini.

Penyelidikan di lokasi kejadian, sumber api diduga datang dari arah selatan hingga menyambar rumput ilalang yang berada di lahan persawahan. Pantauan dan langkah penanganan dilakukan meski api sudah dipadamkan untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi aman.

Sementara itu, kebakaran gudang toko perabot rumah tangga grosiran terjadi di Jalan Gunung Lempuyang, Gianyar. Akibat peristiwa itu, hampir semua barang perabotan rumah tangga ludes terbakar.

"Gudang pengepul alat perabotan plastik terbakar. Kejadian siang (pukul) 13.17 Wita," kata Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, saat ditemui detikBali di lokasi kejadian, Sabtu (5/9/2026).

Suryawan mengatakan peristiwa itu dilaporkan tiga pegawai gudang. Mereka berlarian sambil meminta tolong saat api berkobar.

Tak lama, delapan mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Gianyar, Pos Damkar Ubud, dan Pos Damkar Sukawati mendatangi lokasi. Upaya pemadaman langsung dilakukan.

"Pegawai sudah melihat asap tebal dan kobaran api. Jadi mereka langsung lari menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa," ujar Suryawan.

Api dapat dikendalikan sekira pukul 14.30 Wita. Petugas damkar masih melakukan penanganan kebakaran dengan menyiram lokasi kebakaran agar tidak muncul titik api baru.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads