Banjir merendam kawasan Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (21/1/2026) malam. Ketinggian air dilaporkan mencapai paha orang dewasa atau lebih dari 40 sentimeter.
Pantauan detikBali di lokasi, banjir membawa beragam sampah, kayu, hingga tanaman. Selain di beberapa perumahan hingga kampung yang mulai tergenang air, area Jalan Lingkar Selatan juga mulai digenangi air hingga di atas mata kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau ke rumah teman, di belakang sana. Saya pikir banjirnya cuma kecil bisa dilewatin motor. Eh, tahunya tinggi. Saya lihat ada beberapa motor yang mesin motornya sampai bunyi-bunyi karena kemasukan air," kata Wulan, salah seorang warga Mataram saat diwawancarai detikBali, Rabu malam.
Anggi, warga Jempong, mengaku was-was karena ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Debit air semakin tinggi, akibat hujan deras yang melanda sejak pagi hingga malam.
"Takut apalagi di rumah ada orang tua. Saat malam hujan angin, kami nggak tahu kalau air tiba-tiba naik. Air sudah masuk di belakang, dapur," kata Anggi.
Anggi menyebut sejak Rabu pagi air sudah mencapai mata kaki. Namun pada sore, air semakin meningkat. Puncaknya malam hari, ketika hujan deras, air sudah mencapai paha orang dewasa.
"Apalagi tadi ada ular. Jadi nggak berani keluar. Mudah-mudahan nggak ada hujan lagi," sambungnya.
Menanggapi laporan tersebut, Camat Sekarbela Arief Satriawan menyatakan segera menuju lokasi untuk melakukan peninjauan.
"Saya di perjalanan menuju lokasi," ucap Arief, Rabu malam.
(nor/nor)










































