detikBali

Wanita Tembak Burung Hantu hingga Mati di Belu NTT Berujung Diproses Hukum

Terpopuler Koleksi Pilihan

Wanita Tembak Burung Hantu hingga Mati di Belu NTT Berujung Diproses Hukum


Simon Selly - detikBali

Polres Belu olah TKP wanita tembak burung hantu di Belu. (Dok Humas Polda NTT)
Foto: Polres Belu olah TKP wanita tembak burung hantu di Belu. (Dok Humas Polda NTT)
Belu -

Viral di media sosial wanita menembak burung hantu karena merasa terganggu oleh keberadaannya. Peristiwa itu terjadi di Dusun Nela, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Terduga pelaku diketahui merupakan warga setempat yang merasa terganggu oleh keberadaan burung hantu jenis Tyto Alba di sekitar rumahnya," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, Rabu (21/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Burung tersebut ditembak menggunakan senapan angin hingga mati pada Rabu (14/1/2026) malam. Aksi itu direkam oleh saksi dan kemudian diunggah ke media sosial hingga menuai perhatian serta keprihatinan masyarakat.

Henry menjelaskan setelah video tersebut viral, jajaran Polres Belu langsung melakukan klarifikasi dan pendalaman di lapangan secara profesional dan humanis.

ADVERTISEMENT

"Menindaklanjuti hal tersebut, kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi untuk memastikan peristiwa tersebut secara utuh dan objektif," lanjut Henry.

Saat ini, terduga pelaku diproses hukum atas dugaan penganiayaan terhadap hewan yang mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dalam Pasal 337 ayat (2) KUHPidana Baru, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Henry mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi persoalan satwa liar dan lingkungan serta tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

"Kami mengimbau masyarakat agar menyampaikan setiap permasalahan yang berkaitan dengan satwa atau lingkungan kepada pihak berwenang. Polri siap hadir memberikan solusi terbaik demi keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan bersama," tutupnya.




(nor/nor)











Hide Ads
LIVE