Pensiunan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Luiz Bau (72), ditemukan tewas di pinggir Kali Malibaka, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Lokasi penemuan adalah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
"Ditemukan meninggal di antara perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Lokasi itu masuk dalam kawasan zona bebas," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Belu, AKP Rio Panggabean, kepada detikBali, Minggu (18/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenazah purnawirawan TNI AD itu pertama kali ditemukan oleh dua warga asal Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Belu, yakni Joni Mali (48) dan Jefri Bere (35), saat mengumpulkan batu di lokasi.
Saat beristirahat, Joni melihat ada sesuatu yang mencurigakan. Ia lantas menyuruh Jefri untuk pergi mengeceknya. Ternyata, itu adalah sesosok mayat dalam kondisi terlentang tanpa busana.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Pos Pengamanan (Pospam) Builalu. Anggota Pospam Builalu selanjutnya melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Lamaknen dan Polres Belu untuk dilakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah warga Dusun Derok, Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Belu, itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek Atambua untuk dilakukan pemeriksaan medis.
"Dari hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga keluarga menolak untuk autopsi," tutur Rio. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga.
Menurut Rio, Polres Belu juga berkoordinasi dengan Konsulat Timor Leste terkait kewarganegaraan Luiz Bau. Sebab, selama ini Luiz Bau mengantongi identitas warga negara Indonesia (WNI) dan Timor Leste.
(hsa/hsa)










































