detikBali

Flores Timur, Lembata, dan Sikka Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Flores Timur, Lembata, dan Sikka Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan


Yurgo Purab - detikBali

Sejumlah rumah di Flores Timur, NTT, tumbang akibat angin kencang, Kamis (15/1/2026) dini hari.
Sejumlah rumah di Flores Timur, NTT, tumbang akibat angin kencang, Kamis (15/1/2026) tengah malam. (Foto: Yurgo Purab/detikBali)
Flores Timur -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengingatkan Kabupaten Flores Timur, Lembata, dan Sikka untuk mewaspadai potensi angin kencang serta hujan sedang hingga sangat lebat pada 17-23 Januari 2026.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang di wilayah Flores Timur, Lembar, Sikka," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek, dalam keterangan resmi, Jumat (16/1/2026).

Sti mengatakan hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak hujan sedang hingga lebat. Selain tiga kabupaten tersebut, potensi yang sama juga terjadi di Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sti, sebagian besar wilayah NTT saat ini berada pada periode puncak musim hujan.

ADVERTISEMENT

"Terpantau adanya bibit Siklon Tropis 97S di utara Benua Australia yang berpotensi meningkat menjadi Siklon Tropis sehingga membentuk daerah perlambatan, belokan, dan pertemuan angin di wilayah NTT serta menguatnya Monsun Asia dan aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) sehingga mendukung terjadinya hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah NTT," imbuhnya.

Sti berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir atau kilat serta angin kencang.

"Agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem," terangnya.

Selain itu, Sti mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruangan seperti ibadah dan wisata.

"Khusus untuk daerah bertopografi curam, bergunung, atau bertebing patut waspada akan potensi tanah longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan sedang hingga sangat lebat yang terjadi dalam durasi yang panjang," tandasnya.

Sti juga mengingatkan warga Flores Timur agar tetap waspada terhadap potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki.




(dpw/dpw)











Hide Ads