detikBali

Awal 2026, 9 Anak di Flores Timur Dirawat Akibat DBD

Terpopuler Koleksi Pilihan

Awal 2026, 9 Anak di Flores Timur Dirawat Akibat DBD


Yurgo Purab - detikBali

Little boy get sick from influenza need to be admitted to hospital with saline intravenous (iv)  in-line hand pressure
Ilustrasi pasien anak. (Foto: Getty Images/iStockphoto/wckiw)
Flores Timur -

Sebanyak 9 anak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Larantuka pada awal tahun ini akibat terserang demam berdarah dengue (DBD). Hal itu diungkapkan Direktur RSUD Larantuka, Gregorius Bato Koten.

"Sebanyak 9 orang anak tersebar di 7 desa yakni Desa Bungalawan (1 anak), Helanlangowuyo (1), Tuwagetobi (1), Sinar Hading (2), Honihama (1), Lamabelawa (1), dan Lewopao (2)" ujarnya kepada detikBali, Jumat pagi (16/1/2026).

Gregorius menyebutkan, anak-anak yang menderita DBD tersebut merupakan kelahiran tahun 2015 hingga 2023. Mereka masuk ke RSUD Larantuka pada periode 2-13 Januari 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang masih dirawat dan ada yang sudah pulang," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Gregorius, rumah sakit menerima rujukan pasien dari sejumlah Puskesmas. Untuk mencegah penyebaran DBD lebih lanjut, Dinas Kesehatan Flores Timur bersama Puskesmas melakukan langkah pencegahan di desa dan kelurahan yang warganya terpapar DBD.

"RSUD berupaya memberikan pengobatan terhadap pasien agar bisa sembuh," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Flores Timur, Wilhelmina Benga Ola, menyebut terdapat tiga kasus baru di dua Puskesmas, yakni Puskesmas Ile Boleng (1) dan Puskesmas Lewolema (2).

Wilhelmina mengatakan, Dinas Kesehatan sudah mengimbau warga untuk waspada sejak dini terkait pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD yang berpotensi menimbulkan kondisi luar biasa (KLB).

"Pemberian bubuk Abate yang di bagikan oleh Puskesmas ke masyarakat, juga Fogging atau pengasapan radius 100 meter dari rumah pasien DBD. Selain itu menginbau ke masyarakat untuk bakti sosial dengan menggaungkan gerakan 3 M plus," tandasnya.




(dpw/dpw)











Hide Ads