detikBali

CCTV 24 Jam Intai Pembuang Sampah Sembarangan di Kelurahan Gerung Selatan

Terpopuler Koleksi Pilihan

CCTV 24 Jam Intai Pembuang Sampah Sembarangan di Kelurahan Gerung Selatan


M. Zahiruddin - detikBali

Kondisi Gapura Kelurahan Gerung Selatan yang bersih dari sampah seusai dipasangi CCTV, Kamis (15/1/2026). (M. Zahiruddin/detikBali)
Foto: Kondisi Gapura Kelurahan Gerung Selatan yang bersih dari sampah seusai dipasangi CCTV, Kamis (15/1/2026). (M. Zahiruddin/detikBali)
Lombok Barat -

Pemerintah Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), memasang kamera pengawas (CCTV) selama 24 jam untuk memantau aktivitas warga yang membuang sampah sembarangan. CCTV dipasang di gapura masuk Kelurahan Gerung Selatan.

Lurah Gerung Selatan, Akhwan Mashudi, mengatakan pemasangan CCTV tersebut telah dilakukan sejak sekitar satu bulan lalu. Area gapura Kelurahan Gerung Selatan selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah sembarangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhwan mengungkapkan, langkah tersebut merupakan inisiatif pribadinya setelah berbagai upaya sosialisasi tidak membuahkan hasil. Ia mengaku sudah lelah melihat kebiasaan warga membuang sampah tidak pada tempatnya.

"Kok bisa sampah dibuang di dekat gapura masuk kelurahan? Baunya busuk sekali sampai dihinggapi lalat. Itulah akhirnya saya berinisiatif sendiri untuk memasang CCTV," keluh Akhwan, Kamis (15/01/2026).

ADVERTISEMENT

CCTV yang dipasang tersebut sudah dilengkapi dengan pengeras suara. Sehingga jika ada warga terpantau sedang membuang sampah, maka akan dilakukan peneguran melalui fitur tersebut.

Selain itu, pihak kelurahan juga beberapa kali melibatkan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk mendatangi lokasi dan menegur warga secara langsung. Selama sebulan pemantauan, sekitar 50 orang tercatat tertangkap kamera membuang sampah di lokasi tersebut.

"Ya mungkin lebih (jumlahnya), karena kalau malam tidak terlalu kelihatan orangnya," imbuh Akhwan.

Meski sudah dipantau dan ditegur, masih ada warga yang kembali mengulangi perbuatannya. Akhirnya, pihak kelurahan terpaksa mengunggah rekaman CCTV ke media sosial untuk memberikan efek jera.

"Videonya sudah kami post di sosial media supaya mereka jera dan jadi contoh lah bagi warga yang lain. Ya ada beberapa (warga) yang sampai minta maaf dan meminta videonya dihapus," jelasnya.

Menurut Akhwan, pemasangan CCTV tersebut cukup efektif. Hal tersebut dibuktikan dengan area gapura sudah bersih dari sampah saat ini.

Saat ini, CCTV tersebut telah dipindahkan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kelurahan Gerung Selatan. Ia menegaskan, kamera pengawas akan kembali dipindahkan ke lokasi lain jika masih ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan.

"Karena sudah bersih dan tidak ada lagi warga kami yang buang sampah sembarangan, maka CCTV itu kami pindah ke dulu ke TPS," ujarnya.

Akhwan berharap cara yang dilakukan dapat menjadi contoh bagi kelurahan atau desa lain. Sebab biayanya relatif murah namun berdampak signifikan.

"Nggak banyak (anggarannya), hanya Rp 1,5 juta. Itupun sudah lengkap dengan kuota internet," tandasnya.




(nor/nor)










Hide Ads