Sebanyak 21 rumah dan satu gedung sekolah dasar (SD) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak diterjang angin kencang. Jumlah ini dari laporan sementara dan berpotensi bertambah.
"Itu sementara laporan yang kami terima," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat, Oktavianus Andi Bona Adu, Rabu (14/1/2026).
Pria yang disapa Adu itu mengatakan laporan kerusakan rumah dan sekolah diterima kemarin dan tadi pagi. Bangunan yang rusak itu tersebar di sejumlah kecamatan. Paling banyak di Kecamatan Komodo mencapai 17 rumah.
Sebanyak 17 rumah rusak di Kecamatan Komodo terdiri dari masing-masing tujuh rumah di Desa Waeklambu dan Desa Pasir Putih, dua rumah di Desa Watu Nggelek, dan Desa Pasir Panjang satu rumah.
Rumah lain yang rusak berada di Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, sebanyak dua rumah; Desa Todong Belang, Kecamatan Mbeliling, satu rumah; dan Kecamatan Sano Nggoang satu rumah. Sementara SD yang rusak berada di Kecamatan Welak.
Kerusakan rumah lebih banyak pada bagian atap. Ada rumah yang rusak karena tertimpa pohon tumbang diterjang angin. "Rusak ringan," ujar Adu.
Ia mengatakan belum ada laporan korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat sedang menyiapkan bantuan material perbaikan rumah tersebut.
Simak Video "Video: Angin Kencang di Batang Robohkan Pohon-Tiang Listrik, 3 Orang Tewas"
(hsa/hsa)