Persija Jakarta meraih peringkat ketiga dalam ajang Piala Presiden 2026. Gelar tersebut disabet Macan Kemayoran setelah membungkam Arema FC dengan skor 3-1 dalam perebutan posisi ketiga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengaku puas dengan pencapaian yang diraih tim asuhannya tersebut. Menurutnya, kompetisi Piala Presiden 2026 menjadi ajang pemanasan bagi para pemain untuk menatap liga. Shin Tae-yong menilai chemistry skuad dan kepercayaan diri para pemain Persija mulai tumbuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya puas dengan hasil ini (juara tiga). Saya bisa melihat kualitas pemain kami sebelum memulai liga," ujar Shin Tae-yong saat konferensi pers seusai laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis petang.
Diketahui, ketiga gol Persija dicetak oleh Witan Sulaeman, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan. Sementara satu gol hiburan Arema FC dicetak Salim Tuharea.
Pemain Persija, Witan Sulaeman, mengaku senang meski gagal tampil di partai final Piala Presiden 2026. Menurutnya, belum banyak persiapan yang dilakukan skuad Macan Kemayoran menghadapi kompetisi tersebut.
Mantan penggawa Timnas Indonesia U-23 itu berharap Persija tampil lebih konsisten sehingga bisa memberikan prestasi yang lebih baik saat liga bergulir. "Saya bangga dengan tim ini. Meskipun baru terbentuk, namun semua menunjukkan tekad untuk menjadi yang terbaik," ujar Witan.
Sementara itu, pelatih Arema FC Marcos Santos menyebut starting eleven yang dia turunkan saat melawan Persija Jakarta tidak sempurna. Marcos beralasan jeda waktu yang sangat mepet dari babak semifinal.
"Kami harus merotasi beberapa pemain karena kelelahan. Kami tetap mengikuti prosedur dan harus memberikan permainan terbaik kami," ujar Marcos Santos.
Di sisi lain, Marcos menilai para pemain Arema FC sempat tampil percaya diri di babak pertama. Namun, anak asuhnya lengah di babak kedua sehingga tim lawan mampu mencuri dua gol.
"Kami semua tahu hasil dari kompetisi ini membuat suporter kecewa. Tapi dari turnamen ini kami banyak mendapat pembelajaran," pungkasnya.
(iws/iws)