Pemkab Flores Timur Alokasikan Rp 12 Miliar untuk Pengadaan 700 Sapi-5.000 Ayam

Yurgo Purab - detikBali
Jumat, 09 Jan 2026 17:51 WIB
Foto: Lahan untuk peternakan sapi seluas 200 hektare di Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, NTT. (Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur )
Flores Timur -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 12 miliar untuk pengembangan program peternakan modern terintegrasi. Program tersebut mencakup pengadaan 700 ekor sapi dan 5.000 ekor ayam petelur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Flores Timur, Vianey Kiti Tokan, menjelaskan anggaran untuk peternakan sapi bersumber dari APBD murni. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan 700 ekor bibit sapi, penyediaan sarana dan prasarana, sewa lahan, upah tenaga kandang, serta jasa konsultan lingkungan.

"Anggaran untuk pengadaan 700 ekor sapi beserta sarana pendukungnya sebesar Rp 7,22 miliar. Ini belum termasuk honor tim pengadaan barang dan jasa serta perjalanan dinas," kata Vianey saat dikonfirmasi detikBali, Jumat (9/1/2025).

Selain pengembangan sapi, Pemkab Flores Timur juga menyiapkan program peternakan ayam petelur. Untuk pengadaan 5.000 ekor ayam petelur beserta kandang, pakan, jasa konsultan lingkungan, serta upah tenaga kandang, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,94 miliar.

"Ini belum termasuk honor dan perjalanan dinas," imbuhnya.

Vianey menyebutkan, lahan seluas 200 hektare telah disiapkan untuk pengembangan peternakan sapi di Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga. Saat ini, penanaman rumput pakan ternak di lokasi tersebut sudah berlangsung dan sebagian masih dalam proses. Sementara itu, lokasi peternakan ayam petelur direncanakan berada di Pulau Adonara.

"Penanaman rumput sudah sebagian dan sebagiannya masih dalam proses penanaman. Untuk pengadaan sapi hanya pada APBD murni 2026 sejumlah 700 ekor," terangnya.

Adapun rencana pengadaan ayam petelur sebanyak 2.000 ekor beserta pakan, kandang, gudang, dan mess semula direncanakan melalui perubahan APBD 2025. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan sehingga akan dilaksanakan melalui skema mendahului perubahan APBD 2026.

"Sedangkan pada APBD murni 2026 direncanakan pengadaan ayam petelur sejumlah 5.000 ekor," tandasnya.



Simak Video "Video KETIK: Warga Rusun 609 Rusuh Banget! Ada Morgan Oey-Dustin Tiffani"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork