Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mengumumkan penemuan satu jenazah yang diduga merupakan anak pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, Selasa (6/1/2026). Saat ini masih ada dua putra Fernando yang dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, masing-masing berusia 9 dan 10 tahun.
Jenazah itu ditemukan pertama kali oleh nelayan di perairan Pantai Pede, Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah ditemukan bersama bangkai kapal pinisi yang terdampar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan ini menjadi jenazah ketiga yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan selama 12 hari pencarian. Sebelumnya, tim SAR telah menemukan jenazah Fernando dan putrinya yang berusia 12 tahun.
"Telah ditemukan korban ketiga pada pukul 14.30 Wita. Informasi penemuan tersebut disampaikan oleh nelayan yang menemukan satu korban bersama bodi kapal," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, di Posko Operasi SAR, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Selasa sore.
Jenazah tersebut dievakuasi menggunakan kapal milik Basarnas, KN Puntadewa 250. Sekitar pukul 18.10 Wita, jenazah tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan langsung dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi.
"Terkait dengan penemuan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini masih dilakukan proses identifikasi," kata Fathur.
Ia mengatakan tim SAR gabungan juga telah melakukan penyelaman ke dalam bangkai kapal. Namun, tidak ditemukan korban lain.
"Setelah menemukan satu korban tersebut, tim SAR melaksanakan penyelaman pada bodi kapal, namun hasilnya nihil," ujar Fathur.
Basarnas belum bisa memastikan jenis kelamin korban. Begitu juga dengan ciri-ciri lain pada tubuh korban.
"Untuk ciri-ciri lainnya, belum dapat kami sampaikan. Informasi lengkap akan disampaikan setelah hasil identifikasi oleh Inafis Polres Manggarai Barat," tandas Fathur.
Ditemukan Nelayan
Sebelumnya, jenazah itu ditemukan pertama kali oleh nelayan di Pulau Komodo bernama Saiful. Ia menemukan jenazah di dalam kamar bangkai kapal.
"Satu jenazah ditemukan dalam kapal," kata Saiful.
Saiful menemukan bangkai kapal tersebut saat sedang memancing di sekitar lokasi penemuan. Ia mengatakan tidak ada lagi korban di dalam kapal. Pintu kamar, menurut dia, sudah dalam kondisi terbuka.
Seperti diketahui, Fernando dan tiga anaknya menjadi korban tenggelam KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (26/12/2025) malam. Jenazah Fernando dan putrinya yang berusia 12 tahun telah ditemukan lebih dulu.
Jika jenazah yang ditemukan hari ini teridentifikasi sebagai putra Fernando, maka masih tersisa satu lagi anak pelatih Valencia itu yang dinyatakan hilang. Sementara itu, istri Fernando dan putri bungsunya yang berusia 7 tahun selamat dalam insiden kapal tenggelam yang terjadi sehari setelah Natal tersebut.
(dpw/dpw)