Pesawat Super Air Jet gagal mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/12/2025) sore.
Pesawat rute Surabaya-Labuan Bajo tersebut sempat berputar cukup lama di sekitar Bandara Internasional Komodo. Namun, pesawat tidak dapat mendarat akibat kondisi angin kencang yang mencapai 11 knot.
Humas Bandara Internasional Komodo, Marwa, mengatakan pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan SJY726 mengalami keterbatasan bahan bakar avtur setelah melakukan beberapa kali go around.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penerbangan SJY726 rute Surabaya - Labuan Bajo divert ke Lombok karena keterbatasan bahan bakar, setelah melakukan go-around (berputar-putar) akibat kondisi angin 11 knot di Bandara Labuan Bajo," ujar Marwa, Sabtu.
Akibat kondisi tersebut, pilot memutuskan mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Lombok pada pukul 18.30 Wita. Hingga saat ini, belum diketahui jumlah penumpang dalam pesawat tersebut. Rencana penerbangan selanjutnya setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Lombok juga belum diketahui.
Sementara itu, cuaca buruk terjadi di Labuan Bajo sejak sore hingga malam hari. Hujan lebat disertai angin kencang masih melanda wilayah tersebut.
Telah Mendarat
Super Air Jet akhirnya berhasil mendarat di Bandara Internasional Komodo.
"Landing (mendarat di Bandara Internasional Komodo) sekitar pukul 21.20 Wita," kata Humas Bandara Internasional Komodo, Marwa, Sabtu malam.
Pesawat itu berhasil mendarat dengan aman di Bandara Internasional Komodo. Saat pesawat mendarat, hujan di Labuan Bajo mulai reda.
(dpw/dpw)