Pencarian Nelayan Jatuh dari Tebing Pantai di Lembata Dihentikan

Yurgo Purab - detikBali
Jumat, 13 Sep 2024 19:14 WIB
Foto: Basarnas menghentikan pencarian nelayan hilang di Lembata, Jumat (13/9/2024). (Basarnas Maumere)
Flores Timur -

Tim SAR gabungan resmi menutup pencarian terhadap seorang nelayan bernama Andreas Tolok (30), warga Kampung Lerek, Kecamatan Atadei Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelumnya, Andreas terjatuh dari tebing Pantai Tanjung Atadei Lembata saat mencari siput pada Jumat (6/9/2024). Tim SAR menyatakan Andreas hilang.

"Pencarian telah dimaksimalkan hingga hari ketujuh. Namun, memang tidak ada tanda-tanda signifikan penemuan korban dan pencarian tidak efektif lagi," ungkap Kepala Kantor SAR Maumere Supriyanto Ridwan dalam keterangannya, Jumat (13/9/2024).

Ridwan mengatakan keputusan menghentikan pencarian Andreas dilakukan setelah evaluasi bersama keluarga korban. Menurut Ridwan, tim SAR sudah berusaha semaksimal mungkin dengan memperluas pencarian hingga 2-4 nautical mile dari lokasi kejadian dengan menggunakan rubber boat Unit Siaga SAR Lembata. Petugas juga melakukan penyisiran darat hingga 2-4 kilometer.

"Kami menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga apabila masih terdapat kekurangan dalam pencarian ini serta turut berduka atas kejadian ini, apabila ada tanda-tanda penemuan di lain hari maka operasi SAR akan dibuka kembali," tandas Ridwan.

Andreas jatuh saat mencari siput sekitar pukul 22.00 Wita, Jumat (6/9/2024). Saat itu, Andreas mencari siput bersama istrinya di sekitar Pantai Tanjung Atadei. Tiba-tiba, Andreas jatuh dari tebing dan terseret arus.



Simak Video "Video Kemenkes: 105 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT, 185 Ribu Jiwa Mengungsi"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork