UAS Ngaji Bareng-Ceramah Peringatan 1 Muharram 1444 H di Lombok

Ahmad Viqi - detikBali
Sabtu, 30 Jul 2022 17:23 WIB
Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) memberikan ceramah di Ponpes NU Inem Lemo, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Sabtu (30/2022).
Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) memberikan ceramah, di Ponpes NU Inem Lemo, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Sabtu (30/2022). Foto: Ahmad Viqi/detikBali
Lombok Tengah -

Kyai kondang Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) mengisi ceramah dalam peringatan Tahun Baru Islam 2022 1 Muharram 1441 H, di Ponpes NU Inem Lemo, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (30/7/2022).

Dalam ceramahnya, UAS mengingatkan para orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi anaknya agar terhindar dari bahaya narkoba. "Jangan sampai anak kita terjerumus narkoba. Mari jaga anak kita dari bahaya narkoba," kata UAS di depan ribuan jemaah, Ponpes NU Inem Lemu, Sabtu siang (30/7/2022).

UAS meminta para jemaah untuk mendidik anak agar menjauhi narkoba. Selain itu, UAS juga meminta jemaah agar tidak mengejek keluarga yang memiliki anak para pecandu narkoba.


"Saya tidak pernah mengejek ibu-ibu (yang punya anak pecandu narkoba). Mari ajari anak-anak kita menjadi berbakti kepada orang tua. Anak-anak inilah kebahagiaan kita, maka selamatkan anak kita dari narkoba," kata UAS.

Ia kemudian bercerita, banyak orang tua meminta dirinya mendoakan anak-anak agar bebas dari bahaya narkoba. UAS juga menyebut banyak orang tua meminta doa agar anaknya terhindar dari narkoba.

"Jadi banyak orang tua minta saya berdoa supaya anaknya berhenti dari narkoba. Saya buka handphone, supaya anak-anak selamat dari narkoba saya beri nomor kepala BNN RI," ucapnya.

Menurut UAS, ada empat efek orang terkena dampak narkoba. Pertama bisa merusak otak, kedua membuat gila atau tidak waras. Ketiga dipenjara dan ditangkap polisi, terakhir bisa menyebabkan mati karena sakau.

"Jadi itulah efek dari narkoba. Mari jaga anak-anak kita dari bahaya narkoba ya ibu-ibu," pungkasnya.

Salah satu warga Desa Beleka, Inak Mahim (50), mengaku senang dengan kedatangan UAS ke Lombok Tengah memberikan ceramah tepat di hari peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1444 hijriah. Ia sangat senang mendengar ceramah UAS tentang orang tua, baginya ceramah itu sangat menarik hati para jemaah.

"Senang, bisa lihat langsung dan dengar langsung ceramah kyai. Jadi dia adalah kyai idola di Lombok," kata Mahim.

Jemaah Beri Hadiah Kain Songket

Nenek Min (60), asal Desa Beleka, rela menunggu UAS berjam-jam demi bisa memberikan kain tenun yang dibelinya seharga Rp 175 ribu. Sayang, ia tidak bisa berjumpa langsung dengan UAS karena kerumunan para jemaah.

"Ya, saya mau kasih dia (UAS) kain. Ini saya beli di salah satu penenun di Desa Beleka. Pokoknya harus saya kasih kainnya ke beliau," kata Nenek Min kepada detikBali, Sabtu sore (30/7/2022), selepas acara Ngaji Bareng perayaan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah.

Nenek lima cucu ini, mengaku sudah lama menunggu momen bisa bertemu langsung dengan UAS. Pasalnya, selama ini ia hanya bisa melihat di layar televisi dan YouTube.

"Biasa lihat di TV. Saya suka dengar ceramahnya. Apalagi dia merupakan ustaz yang pandai," kata Nenek Min.

Usai mendengar ceramah UAS bertemakan narkoba dan pola orang tua mendidik anak, Nenek Min menghadang mobil UAS untuk memberikan kain songket kepada ajudan UAS. Ia puas kain itu sampai ke tangan UAS, meski tidak bisa memberikan secara langsung.

"Saya tidak bisa kasih langsung. Alhamdulillah yang penting sudah saya kasih kain tenunnya buat kenang-kenangan. Saya tidak bisa bilang apa pun. Saya intinya senang. Semoga kain itu dibawa saat UAS mengisi ceramahnya nanti di daerah lain," ujar Nenek Min.



Simak Video "Meriahnya Perayaan Sambut Tahun Baru Hijriah di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/iws)