Penyakit Mulut dan Kuku Serang Puluhan Sapi di Lombok Tengah

Ahmad Viqi - detikBali
Kamis, 12 Mei 2022 23:48 WIB
Ilustrasi sapi terserang penyakit mulut dan kuku
Ilustrasi sapi terserang penyakit mulut dan kuku (Foto : dok.detikcom)
Lombok Tengah -

Puluhan sapi di dua kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), Kamis (12/5/2022).

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Taufikurrahman mengatakan, ada sekitar 60 ekor sapi milik peternak di Lombok Tengah terjangkit virus.

Dua kecamatan itu, yakni Kecamatan Praya Tengah dan Kecamatan Jonggat.


"Kejadian awal pada hari Jumat, (6/5/2022) minggu lalu. Kemudian kita coba dalami dalam waktu libur kemarin benar ada yang terkena virus," kata Taufik melalui sambungan telepon, Kamis (12/5/2022).

Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, kata Taufik telah memeriksa sekitar 70 sapi yang suspek terjangkit penyakit virus.

"Ciri khas mirip PMK. Kita sudah ambil PCR dan ambil sampel. Sudah keluar tadi malam. Beberapa dari 70 sapi ini terjangkit," kata Taufik.

Dari 70 ekor sapi yang diperiksa beberapa di antara dipastikan positif PMK telah dilaporkan sistem ke kesehatan nasional untuk mendapatkan perawatan intensif.

Semua sapi yang dipastikan terjangkit PMK kata Taufik saat ini dilakukan pengobatan secara intensif. Ada pun gejala sapi selama suspek PMK mengalami tubuh lesu dan tidak memiliki nafsu makan.

"Ada infeksi di rongga mulut. Cairan hidung meleler, cairan ludah berlebihan, kemudian ada infeksi luka di bagian kuku kaki," kata Taufik.

Menurut Taufik, beberapa sapi yang dipastikan suspek PMK belum memiliki obat. Semua sapi yang suspek PMK telah diberikan vaksinasi untuk menambah imun. "Ini kita berikan untuk menguatkan tenaganya," tukas Taufik.



Simak Video "Cegah PMK Makin Meluas, Pemkab Lumajang Tutup Sementara 5 Pasar Hewan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)