Momen Idul Adha selalu identik dengan daging kurban, khususnya daging sapi. Selesainya proses kurban, daging-daging akan dikumpulkan lalu dibagi rata sesuai jumlah masyarakat di sekitarnya. Namun, tak sedikit masyarakat yang masih bingung cara mengolah bagian-bagian daging sapi agar sesuai dengan jenis masakan.
Berlatarkan masalah tersebut, informasi ini sangat penting terutama bagi pemula agar aktivitas masak-memasak dapat dengan mudah dilakukan serta hasil yang lebih maksimal.
Bagaimana Cara Mengolah Bagian-bagian Daging Sapi agar Sesuai dengan Jenis Masakan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Has Dalam (Tenderloin)
sauted tenderloin with vegetables Foto: detikfood |
Daging otot berbentuk silinder panjang yang terletak di bagian dalam pinggang sapi ini memiliki kandungan lemak yang sangat rendah serta rasanya yang cenderung halus. Teknik memasak yang cocok untuk daging bagian ini adalah diolah menjadi steak atau dipanggang cepat dengan tujuan agar jus dalam daging tidak habis atau kering.
2. Has Luar (Sirloin)
BBQ Sirloin Steaks with Fresh Thyme Foto: Getty Images/LauriPatterson |
Bagian daging yang terletak di bawah iga dan di luar tenderloin ini memiliki lapisan lemak yang cukup tebal pada salah satu sisinya. Lemak ini akan memberikan aroma wangi dan gurih ketika dimasak. Selain itu daging ini menjadi pilihan terbaik menu steak dengan metode memasak dibakar di atas arang. Sebelum memasak daging ini, pastikan untuk memasak bagian berlemak terlebih dahulu agar minyak alaminya keluar.
3. Iga Sapi (Ribeye)
Iga Sapi. Foto: iStock |
Menjadi favorit hampir semua orang, daging bagian ini terletak di sekitaran tulang rusuk sapi dengan lemak halus yang menyebar di serat daging. Lemak inilah yang menjadikan daging ini meleleh di dalam mulut dan kaya rasa. Bagian ini paling sempurna diolah dengan cara dipotong tebal untuk dipanggang atau diiris tipis untuk keperluan BBQ.
4. Sampil (Chuck)
Bagian ini berasal dari area bahu, pundak, dan leher sapi dengan tekstur sedikit padat serta memiliki rasa kaldu yang kuat. Biasanya bagian ini digunakan untuk daging giling premium yang kemudian dijadikan bakso atau patty.
5. Sandung Lamur (Brisket)
Searing beef brisket steak on the electric stove with hot cast iron skillet Foto: Getty Images/iStockphoto/Arijuhani |
Daging yang terkenal dengan lapisan lemaknya yang tebal dan terletak di area dada bawah sapi ini favorit bagi penikmat daging asap (pitmasters). Kalau di Indonesia, daging ini biasanya diolah menjadi Rawon atau Soto karena lemaknya yang menjadikan masakan gurih.
6. Sancan (Flank & Plate)
Cenderung memiliki potongan yang tipis dengan serat memanjang dan berasal dari otot perut sapi ini memiliki kandungan lemak yang cukup melimpah. Metode terbaik untuk mengolah bagian daging ini dengan cara mengirisnya tipis-tipis melawan arah serat dan cocok untuk masakan tumis-tumisan.
7. Gandik (Topside atau Round)
Terletak di paha sapi terluar dagingnya sangap padat, serat panjang lurus, berwarna merah tua, serta hampir tidak memiliki lemak sama sekali. Daging ini menjadi potongan terbaik ketika membuat Rendang.
8. Sengkel (Shank)
lempah sengkel sapi Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Bagian betis bawah sapi depan dan belakang yang dipenuhi jaringan otot, urat dan kolagen. Olahan daging ini sering dijadikan gulai, semur, dengan teknik memasak lambat (slow cooking).
9. Buntut (Oxtail)
Sesuai namanya, bagian ini berasal dari ekor sapi yang terdiri dari tulang bulat serta bagian tengah dikelilingi daging berurat serta lapisan gelatin sangat tebal. Teknik terbaik untuk mengolah daging bagian ini dengan cara direbus lama sekitar 3-4 jam dengan api sekecil mungkin. Metode ini memungkinkan untuk menghasilkan kaldu sup buntut yang sangat jernih dan kaya rasa.
Dengan mengetahui dan memahami bagian-bagian daging sapi serta cara pengolahannya, maka hasil masakan yang lezat sesuai selera keluarga di rumah.
(nor/nor)















































