Dong Oman, Warung Arak Bali Legendaris Jujugan Musisi-Artis Beken

Triwidiyanti - detikBali
Kamis, 12 Mei 2022 00:07 WIB
Pak Aponk dan Yuke Dewa 19 di Warung Dong Oman
Pak Apong (kanan) saat foto bersama dengan Bassis Dewa 19 Yuke Sampurna
Denpasar -

Bagi para pecinta minuman khas tradisonal asli Bali, nama Warung Arak Dong Oman sudah bukan tempat asing.

Terletak tak jauh dari Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Warung Arak Dong Oman disebut-sebut jadi legend-nya para pecinta arak se-antero Bali bahkan Indonesia.

Bukan hanya para komunitas motor dan muda-mudi di Bali. Namun di warung arak dengan interior minimalis dan sederhana ini juga jadi jujugan para musisi lokal Bali hingga nasional.


Sebut saja seperti Kaka vokalis Band Slank, Yuke basis Dewa 19, Toni Q Rastafara hingga artis pemain sinetron pun disebut-sebut kerap menyambangi warung arak Dong Oman yang lokasinya persis berada di pinggir jalan raya menuju arah Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar Timur.

Tidak hanya merebut hati musisi tanah air, musisi lokal Bali seperti Joni Agung, Jerinx SID pun kerap menyambangi warung Dong Oman untuk membeli minuman arak.

Warung Dong Oman sendiri berdiri sejak 1941. Warung kecil ini terletak sekitar 50 meter dari bibir Pantai Sindhu, Sanur. Warung ini khusus menjual arak murni.

Pak Aponk adalah pemilik sekaligus penggagas berdirinya Warung Dong Omang. Pria berusia 53 tahun ini merupakan asli warga Banjar Sindhu Kaja, Jalan Pantai Sindhu No 7 Sanur, Denpasar.

Kepada detikBali ia menceritakan sejarah berdirinya warung yang merupakan usaha turun temurun dari neneknya.

Menurutnya, sang nenek sejak tahun 1941 telah berjualan arak. Namun menurutnya saat itu hanya 3 pemain lokal yang berani menjual arak murni.

Neneknya kerap berpindah tempat berjualan. Menurutnya, jika ada acara, sang nenek pasti berjualan. Tetapi bila tidak tidak ada acara, neneknya pun hanya berjualan di dekat Pohon Beringin yang jaraknya tidak jauh dari warungnya.

Singkat cerita, hingga pada tahun 2006 iapun mulai merintis dan membangun warung kecil bernama Dong Oman (sebutan para pemain arak kepada sang nenek) dan berjualan arak murni.

Untuk araknya sendiri katanya diambil dari kawasan Sidemen, Karangasem.

Ia menjual arak kelapa murni, arak ia jual seharga 30 ribu per botol.

Hingga warungnya pun berkembang dan dikenal oleh para musisi lokal Bali.

Selain musisi Lokal Bali dan sederet musisi nasional hingga para artis sinetron pun kerap datang dan minum arak di warungnya.

Mereka pun katanya menjadikan warungnya sebagai konten. Sayangnya ia lupa nama-nama para artis sinetron tersebut.

Selain itu, warungnyajuga kata Pak Apong pernah masuk dalam salah satu program kuliner di salah satu televisi swasta nasional.

Para musisi tanah air seperti Kaka Slank, Yuke Dewa 19 dan almarhum Glen Fredly sendiri mulai datang sekitar tahun 2010.

Namun tiba-tiba, katanya warungnya terbakar pada 20 Januari 2010 pukul 04.30 WITA. Terbakarnya warung membuat Pak Aponk sedih ia tidak mengetahui penyebabnya, hingga ia pun membuat sebuah lagu untuk mengenang warungnya.

Yang membuatnya sedih karena semua momen foto dirinya bersama sang artis ludes terbakar. Untungnya ia sempat menyimpannya di media sosial Instagram yang ia kelola.

Dan pada Juli 2020, dirinya kembali membangun Warung Dong Oman dengan konsep yang minimalis.

Tidak hanya arak, iapun menjual minuman lainnya serta makanan seperti cumi pedas yang menjadi makanan favorit para pengunjung.

Di balik suksesnya warungnya, menurut Pak Aponk dirinya mengaku bahwa pada jaman dahulu sangatlah susah menjual arak.

"Dulu dia (para pengunjung) tertarik karena yang jual hanya 3 tempat yang paling berani menjual arak di wilayah Sanur, Denpasar," ungkap musisi yang juga menggemari custom motor gede saat ditemui di warungnya, Rabu (11/5 2022).

"Tidak seperti sekarang sudah diizinkan oleh pemerintah. Dulu main petak umpet dari kepolisian ibaratnya dia melihat warung ini seperti wanita cantik yang pengen merayu," bebernya.

Bahkan dahulu banyak yang menawarkan dirinya untuk berjualan di ibukota Jakarta, namun dirinya menolak.

"Bukan menolak caranya bawa gimana (red, arak) kalau dulu gak bisa kalau sekarang ada yang menawarkan saya mau," tukasnya didampingi sang istri yang setia menemaninya berusaha ini.

Hingga kini, menurutnya banyak orang Jawa Timur, Banyuwangi, Surabaya hingga Malang yang mengambil arak kepadanya.

"Karena pertemanan mereka minum di sini dan pergi, yang mereka suka karena dikasih gantungan kunci dan stiker dan baju juga. Saya juga buat itu katanya, kalau yang beli pesan biasanya mereka telpon dahulu," pungkasnya.



Simak Video "Respons Jerinx soal Niat Bunuh Diri karena Dilaporkan Adam Deni"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)