Hercules Ngamuk ke Menteri Ara soal Tanah Abang, Begini Awal Mula Sengketa

Sekar Aqillah Indraswari - detikBali
Kamis, 22 Okt 2026 08:20 WIB
Hercules (baju gelap kiri) dan Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) (kanan). (Foto: Tangkapan layar Instagram @maruararsirait)
Denpasar -

Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario de Marshal memprotes persoalan lahan yang diklaim miliknya. Hercules mengaku telah mengeluarkan uang puluhan miliar rupiah untuk membebaskan lahan tersebut. Namun, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan lahan yang dimaksud merupakan aset negara.

"Kamu tahu nggak Ara Sirait, tanah itu bukan kosong begitu. Tanah itu aku bebasin pakai uang. Aku pake uang. Aku kosongkan pake uang. Uang puluh-puluhan miliar. Asal kamu tahu. Kamu jangan nanti kasih pemerintah jadi menteri, terus kamu mau pemerintah merugikan rakyat. Merugikan saya lagi Ara," kata Hercules ketika menyambangi kantor Kementerian ATR/BPN beberapa waktu lalu, dikutip dari Instagram GRIB Jaya, Rabu (21/10/2026), dikutip dari detikProperti.

Dalam video tersebut, Hercules tidak menyebutkan lokasi lahan. Namun, Ara merujuk pada lahan di Tanah Abang yang diklaim sebagai aset PT KAI.

"Saya sudah cek ke BPN ke Dirjen Tejo (Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (Dirjen PSKP) ATR/BPN Iljas Tedjo Prijono), cek ke Dirut KAI (Bobby Rasyidin), ke Kepala BP BUMN negara (Dony Oskaria), menurut mereka yang di Tanah Abang jelas aset negara," tegas Ara secara tertulis kepada detikcom, Rabu (21/10/2026).

Ara mengatakan lahan tersebut akan digunakan untuk membangun rumah susun (rusun) bagi masyarakat. Namun, rencana itu belum bisa direalisasikan karena sengketa kepemilikan.

"Kita akan bangun rusun untuk masyarakat. Indonesia negara hukum, negara harus hadir untuk menggunakan asetnya untuk membantu rakyatnya," lanjutnya.

Simak Video "Video: Di Balik Penolakan Pemakaman Jenazah di Sidoarjo "


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork