detikBali

Mekkah Jadi Sasaran, Drone Houthi Dicegat Pertahanan Saudi

Terpopuler Koleksi Pilihan

Mekkah Jadi Sasaran, Drone Houthi Dicegat Pertahanan Saudi


Yogi Ernes - detikBali

A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbul on October 2, 2018, the Washington Post reported. (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Bendera Arab Saudi. (Foto: AFP/OZAN KOSE)
Denpasar -

Mekkah menjadi sasaran serangan drone kelompok Houthi. Pesawat nirawak itu meluncur ke wilayah Arab Saudi pada Selasa (15/9) malam dan berhasil dicegat sistem pertahanan udara Saudi sebelum memasuki wilayah udara terlarang.

Dilansir Anadolu Agency, Rabu (16/9/2026), serangan drone tersebut terjadi pada pukul 18.50 waktu setempat. Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Malki, mengatakan drone berhasil dicegat dan dihancurkan. Puing-puingnya jatuh di sebelah selatan Mekkah.

Al-Malki menyebut insiden tersebut sebagai upaya kedua Houthi untuk menargetkan Mekkah. Sebelumnya, kelompok tersebut sempat meluncurkan rudal balistik ke Mekkah pada 27 Juli 2017.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaah merupakan "garis merah". Al-Malki juga berjanji koalisi akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

13 Warga Sipil Terluka

Serangan drone ke dekat Mekkah tersebut terjadi sehari setelah koalisi menyatakan 13 warga sipil terluka akibat serangan rudal dan drone Houthi di Khamis Mushait, Abha, dan Taif.

Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada tujuh rumah dan dua kendaraan.

Konfrontasi antara pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi meningkat sejak awal Juli, setelah sempat mengalami masa tenang selama beberapa tahun.

Yaman telah dilanda perang sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa dan beberapa provinsi pada 2014. Koalisi Arab pimpinan Saudi kemudian melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

Mekkah Sempat Dapat Peringatan Darurat

Arab Saudi sebelumnya sempat mengeluarkan peringatan darurat terkait potensi serangan di sejumlah wilayah, termasuk kota suci Mekkah dan kota terbesar kedua, Jeddah.

Peringatan tersebut menyusul serangkaian serangan selama sepekan terakhir oleh kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Iran, yang kian menyeret negara tersebut ke dalam konflik Timur Tengah.

Dilansir Reuters, Selasa (15/9), peringatan tersebut segera dicabut tak lama setelah dikeluarkan. Otoritas Saudi tidak melaporkan adanya proyektil yang jatuh ataupun pihak yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.

Peringatan kali ini mencakup wilayah terluas sejak eskalasi konflik pekan lalu. Bunyi sirene peringatan di Mekkah juga menjadi yang pertama kalinya terjadi selama perang ini di kota tersebut, yang merupakan lokasi situs-situs suci bagi seluruh umat Islam.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads