detikBali

Warga Nusa Penida Waspada! Nama Kapolsek Dicatut untuk Penipuan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Nusa Penida Waspada! Nama Kapolsek Dicatut untuk Penipuan


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Tangkapan layar beranda aplikasi Whatsapp yang mencatut nama Kapolsek Nusa Penida untuk meminta sumbangan di Klungkung, Bali, Senin (24/8/2026).
Tangkapan layar beranda aplikasi Whatsapp yang mencatut nama Kapolsek Nusa Penida untuk meminta sumbangan di Klungkung, Bali, Senin (24/8/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Klungkung -

Warga Nusa Penida diminta waspada terhadap aksi pencatutan nama dan foto Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, melalui aplikasi WhatsApp. Pelaku menggunakan foto Kesuma Jaya dalam pakaian dinas dan meminta sumbangan kepada warga.

Bahkan, beredar kabar di media sosial adanya warga yang tergiur hingga mengirimkan uang sebesar Rp 660 ribu. Jajaran Polsek Nusa Penida kini melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku di balik nomor WhatsApp tersebut.

"Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan," ujar Kesuma Jaya membenarkan aksi pencatutan namanya tersebut saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesuma mengatakan aksi pencatutan nama itu terungkap setelah ramai perbincangan warga dan unggahan di media sosial terkait sebuah nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya serta memasang foto profil dirinya dalam pakaian dinas.

ADVERTISEMENT

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (22/8) lalu. Dalam pesan yang dikirim, pelaku pencatutan meminta sumbangan untuk pembelian air mineral untuk kegiatan kepolisian.

Meski informasi mengenai warga yang tertipu hingga mentransfer uang Rp 660 ribu sudah beredar luas, pihak kepolisian mencatat belum ada aduan tertulis secara formal yang masuk ke Mapolsek Nusa Penida.

"Belum ada laporan resmi atas dugaan tindak pidana penipuan tersebut dari warga yang tertipu, namun sudah banyak informasi masuk dari warga yang menginformasikan secara langsung ke personil Polsek Nusa Penida. Baik Bhabinkamtibmas atau pun warga sekitar," ungkap Kesuma.

Kesuma menegaskan nomor WhatsApp tersebut dipastikan palsu dan bukan milik dirinya maupun saluran komunikasi resmi Polsek Nusa Penida.

Polisi meminta masyarakat ekstra waspada dan tidak mudah percaya terhadap nomor asing yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Warga diminta tidak menanggapi permintaan dalam bentuk apa pun, terutama yang berkaitan dengan transfer uang, bantuan, maupun informasi pribadi.

"Karena sampai saat ini kami tidak pernah meminta sumbangan seperti itu ke masyarakat," tegas Kesuma.

Apabila menerima pesan mencurigakan, warga diimbau segera melakukan konfirmasi langsung ke Polsek Nusa Penida atau melaporkan hal serupa kepada petugas kepolisian terdekat.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads