Polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany, dengan tersangka bernama Haikal, Senin (3/8/2026). Rekonstruksi tersebut menjadi tontonan warga sekitar.
Rekonstruksi bertempat di kos-korban, wilayah Gomong Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sekaligus tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan itu.
Pantauan detikBali, puluhan polisi melakukan pengamanan ketat di jalan menuju kos korban. Di depan pintu gerbang kos, terlihat puluhan warga menonton.
"Kami penasaran siapa pelakunya," ungkap salah seorang warga yang menonton, Senin (3/8/2026).
Rekonstruksi diperagakan langsung oleh tersangka. Haikal mengenakan baju tahanan warna orange, wajah pelaku ditutup kopi kupluk ninja. Sedangkan korban, diperagakan orang lain.
Haikal lalu diteriaki pembunuh oleh warga "Woeee bukak topengnya, kenapa pakai topeng," teriak warga.
Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, membenarkan rekonstruksi tersebut. "Hari ini kami melakukan rekonstruksi di kos korban," kata Dharma.
Haikal memperagakan puluhan adegan. Untuk detail adegan ini belum diungkapkan Dharma. "Ada puluhan adegan," timpalnya.
Untuk diketahui, Nadya ditemukan tewas di kamar kosnya wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB pada Minggu (17/5/2026) malam. Perempuan asal Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB itu ditemukan oleh temannya yang datang mencarinya ke kosnya.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan sudah mengeluarkan bau tak sedap. Kamar kos korban terkunci, HP, dan motor korban hilang.
Peristiwa ini murni kasus pencurian yang berakhir dengan hilangnya nyawa Nadya. Tidak ada pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap korban.
"Murni pencurian, pelaku yang awalnya mengambil hp kemudian mengambil sepeda motor. Ketahuan dan melakukan membekap korban dan mencekik korban (hingga meninggal)," sebut Kapolresta Mataram, Kombes Hendro Purwoko, Jumat (31/7/2026).
Simak Video "Video: Anggota Polres Probolinggo Diamankan Terkait Tewasnya Mahasiswi UMM"
(nor/nor)