detikBali

44 Adegan Rekonstruksi Ungkap Kronologi Pembunuhan Mahasiswi Unram

Terpopuler Koleksi Pilihan

44 Adegan Rekonstruksi Ungkap Kronologi Pembunuhan Mahasiswi Unram


Abdurrasyid Efendi - detikBali

Rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswi Unram di kos wilayah Gomong, Mataram yang diperagakan langsung tersangka, Senin (3/8/2026). (Foto : Abdurrasyid Efendi/detikBali).
Foto: Rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswi Unram di kos wilayah Gomong, Mataram yang diperagakan langsung tersangka, Senin (3/8/2026). (Foto : Abdurrasyid Efendi/detikBali).
Mataram -

Polresta Mataram menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany. Sebanyak 44 adegan yang diperagakan.

"Kami laksanakan kegiatan rekonstruksi di sini sebanyak 44 adegan," kata Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reka adegan diperagakan langsung tersangka Haikal alias HA (18). Pelaku mengenakan baju tahanan warna oranye dan menggunakan topi kupluk ninja warna hitam.

Sementara korban menggunakan peran pengganti. Rekonstruksi dilakukan di sejumlah tempat, salah satunya di kos korban, wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

ADVERTISEMENT

"Adegan tidak hanya di TKP (kos korban), namun ada TKP lainnya di jembatan wilayah Punia, Kota Mataram," sebutnya.

Dari 44 adegan itu, sebagian besar diperagakan di kos korban. Pantauan detikBali, sebanyak 35 adegan yang diperagakan tersangka di kos korban. Mulai dari masuk hingga keluar membawa kabur motor dan dua hp korban.

"Di kos ini sebanyak 35 adegan," ungkapnya.

Polresta Mataram menangkap pelaku pada Rabu (29/7/2026) di wilayah Punia, Mataram sekitar dua bulan lebih menjalankan aksinya.

Untuk diketahui, Nadya ditemukan tewas di kamar kosnya wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB pada Minggu (17/5/2026) malam. Perempuan asal Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB itu ditemukan oleh temannya yang datang mencarinya ke kosnya.

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan sudah mengeluarkan bau tak sedap. Kamar kos korban terkunci, HP, dan motor korban hilang.

Peristiwa ini murni kasus pencurian yang berakhir dengan hilangnya nyawa Nadya. Tidak ada pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

"Murni pencurian, pelaku yang awalnya mengambil hp kemudian mengambil sepeda motor. Ketahuan dan melakukan membekap korban dan mencekik korban (hingga meninggal)," sebut Kapolresta Mataram, Kombes Hendro Purwoko, Jumat (31/7/2026).

Saksikan Live DetikSore :



(nor/nor)









Hide Ads
LIVE