detikBali

Polisi Tunggu Hasil Puslabfor soal Pistol yang Tewaskan WN Kanada di Bali

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Polisi Tunggu Hasil Puslabfor soal Pistol yang Tewaskan WN Kanada di Bali


Sui Suadnyana, Putu Yonata Udawananda - detikBali

Ilustrasi Pistol
Foto: Ilustrasi pistol. (Getty Images/iStockphoto/vkoletic)
Denpasar -

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar tengah menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri soal senjata api (senpi) jenis pistol yang menewaskan warga negara (WN) Kanada, Aaron James Kennedy, di Bali.

"BB senpi sedang diperiksa di Labfor Jakarta. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam melengkapi rangkaian penyelidikan dan memastikan penyebab kematian secara ilmiah," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra, saat dihubungi detikBali, Rabu (22/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus belum dapat memastikan asal-usul senpi tersebut karena proses investigasi di Jakarta masih berlangsung. Satreskrim Polresta Denpasar akan melakukan pendalaman dengan bantuan hasil penelitian dari Puslabfor Bareskrim Polri.

"Apabila seluruh hasil pemeriksaan telah kami terima dan dapat dipublikasikan, tentu akan kami sampaikan secara resmi," ujar Agus.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, proses autopsi terhadap jenazah untuk memastikan penyebab kematian Kennedy juga masih berlangsung. Menurut Agus, proses autopsi baru menghasilkan analisis awal terhadap penyebab kematian WN Kanada itu.

"Masih analisis awal dari dokter forensiknya. Kami menunggu hasil pemeriksaan toksikologi," terang Agus.

Diberitakan sebelumnya, Kennedy ditemukan tewas di vila tempatnya tinggal di Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (6/7/2026). Dia ditemukan terkapar dengan luka tembak dan pistol di dekatnya.

Dugaan awal, Kennedy tewas akibat bunuh diri. Temannya juga mengungkapkan Kennedy mengalami penyakit paranoid dan sempat melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya. Namun, proses autopsi baru akan memastikan penyebab kematian pria tersebut.



(iws/iws)











Hide Ads