detikBali

Kronologi 3 Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor di Sumbawa

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kronologi 3 Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor di Sumbawa


Rafiin - detikBali

Korban selamat longsor tambang emas di Sumbawa, Minggu (6/9/2026).
Foto: Korban selamat longsor tambang emas di Sumbawa, Minggu (6/9/2026). (Istimewa)
Sumbawa -

Tiga penambang emas ilegal meninggal dunia akibat tertimbun longsor di kawasan Lawang Tua, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (5/9/2026) malam itu juga menyebabkan enam orang terluka.

Jajaran Polres Sumbawa sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan langsung terhadap sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 21.30 Wita," kata Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini melalui Kasi Humas, Iptu Zainal Arifin dikonfirmasi detikBali, Minggu, (6/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, insiden berawal ketika para korban bersama rekan-rekan sesama penambang sedang mengambil material di bagian bawah tebing. Diduga, aktivitas penambangan lain di atas tebing yang mencongkel atau membetel batu.

ADVERTISEMENT

"Hal ini menyebabkan material runtuh dan langsung menimpa para penambang yang berada di bawahnya," katanya.

Dijelaskan, saksi mata di sekitar lokasi yang mendengar teriakan histeris warga langsung bergegas mendatangi TKP dan mendapati kerumunan massa yang tengah berjibaku mengevakuasi korban.

"Para korban langsung dilarikan secara bersama-sama ke Puskesmas Lantung untuk mendapatkan pertolongan medis darurat sekitar pukul 22.00 Wita," katanya.

Akibat dari insiden itu, tiga penambang meninggal dunia. Satu orang dinyatakan meninggal dunia di TKP, sedangkan dua penambang lainnya meninggal dunia saat hendak dilakukan penanganan medis di Puskesmas Lantung.

"Sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka," bebernya.

Salah satu penambang yang selamat dari tanah longsor maut tersebut adalah Farel. Pria 17 tahun ini diketahui warga Desa Sarading, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa berada di lokasi tambang ikut paman dan kakak sepupunya.

"Korban yang selamat bernama Farel. Sementara kakak sepupu dan pamannya bernama Imansyah dan Syaifullah meninggal dunia dalam insiden in," Kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat.

Nurhidayat mengaku Farel mengalami luka di bagian akibat dihantam batu dan kaki setelah tertimbun. Setelah ditangani medis di Puskesmas Lantung Farel langsung dipulangkan ke rumahnya.

"Korban Farel sudah dibawa ke rumahnya. Korban masih trauma dan butuh waktu untuk pemulihan," tandasnya.



(hsa/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads