Tiga modul tower base transceiver station (BTS) di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Karangasem hilang dicuri. Modul BTS milik PT Indosat, XL, dan Huawei itu yang hilang berupa modul UBBP dan SFP. Saat ini, polisi masih memburu pelaku pencurian tersebut.
Kasi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono mengatakan kasus itu diketahui pada Senin (13/7), tetapi baru dilaporkan ke Polres Karangasem pada Sabtu (18/7). Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
"Berdasarkan laporan, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 7,5 juta," kata Artono, Minggu (19/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus itu terungkap setelah muncul informasi adanya alarm board not in position yang berbunyi. Alarm tersebut menandakan ada perangkat yang hilang. Pelapor bernama Herpansyah kemudian melakukan pengecekan ke lokasi tower di wilayah Jasri Kelod, Kelurahan Subagan, Karangasem.
Setibanya di lokasi, pelapor bersama beberapa orang lainnya masuk ke areal tower DMT untuk membuka rak BTS. Hasil pengecekan menunjukkan satu modul UBBP dan lima modul SFP telah hilang. Pelapor kemudian memeriksa dua lokasi lainnya dan mendapati perangkat yang sama juga telah raib. Total terdapat dua modul UBBP dan tujuh modul SFP yang hilang.
"Pelaku saat ini masih dalam Lidik, semoga dalam waktu dekat pelaku berhasil ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Artono.