Pelarian pelaku penembakan brutal di sebuah bar di kawasan wisata Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, berakhir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Polisi menangkap pelaku berinisial H sesaat setelah mendarat di Jakarta, kurang dari 24 jam setelah aksi penembakan yang melukai dua orang.
Informasi yang dihimpun detikBali, H merupakan seorang pria warga negara Indonesia (WNI). Seusai melepaskan tembakan di lokasi kejadian, ia tidak langsung meninggalkan Bali. H sempat bersembunyi sebelum bertolak ke Jakarta melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelarian H akhirnya terendus aparat. Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Kuta Utara dan Satreskrim Polres Badung bergerak cepat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Polres Bandara Soekarno-Hatta, serta Imigrasi Ngurah Rai dan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.
H kemudian dicegat dan ditangkap sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu malam (18/7/2026). Setelah ditangkap, dia langsung diterbangkan kembali ke Bali untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polres Badung.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba belum bersedia memerinci proses penangkapan tersebut saat dikonfirmasi detikBali, Minggu (19/7/2026). Polisi menyatakan detail kasus itu akan disampaikan kemudian.
Sebelumnya, polisi menduga pelaku berupaya melarikan diri keluar Bali sesaat setelah melakukan penembakan.
Polisi menggelandang pelaku penembakan di Canggu dari Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali menuju Polres Badung, Minggu dini hari. Foto: Dok. Polres Badung |
Peristiwa itu terjadi di Bar The Shady Pig, Canggu, pada Jumat (17/7) dini hari. Insiden bermula dari keributan di dalam bar antara H dengan seorang warga negara asing (WNA) asal China berinisial EA (25).
Melihat percekcokan tersebut, petugas keamanan bar berinisial IMYM (32) datang untuk melerai. Namun, H justru melepaskan tembakan.
Satu proyektil peluru berwarna kuning tembaga dilaporkan menembus paha petugas keamanan tersebut sebelum terus melaju dan bersarang di paha EA. Kedua korban hingga kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
(dpw/dpw)
