detikBali

Heboh Pembacokan di Udayana, Satpol PP Mataram Perketat Patroli Malam

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Heboh Pembacokan di Udayana, Satpol PP Mataram Perketat Patroli Malam


Nathea Citra - detikBali

Sejumlah pemuda menebas-nebas senjata tajam ke pengguna jalan di Taman Udayana, Kota Mataram, Minggu (12/7/2026).
Sejumlah pemuda menebas-nebas senjata tajam ke pengguna jalan di Taman Udayana, Kota Mataram, Minggu (12/7/2026). (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Satpol PP Kota Mataram memperketat patroli malam di sejumlah titik, terutama kawasan Taman Udayana, setelah aksi pembacokan yang viral di media sosial beberapa hari lalu. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kasatpol PP Mataram Irwan Rahadi mengatakan pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan patroli di sejumlah titik setelah aksi pembacokan yang terjadi pada Minggu (12/7) dini hari.

"Kami sudah berkoordinasi dengan polisi dan TNI, untuk melakukan giat-giat agar kenyamanan dan ketenangan masyarakat dapat terjamin," kata Irwan saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irwan memastikan pengamanan tidak akan dikendurkan setelah kejadian tersebut. Skema patroli yang selama ini berjalan justru diperkuat, mulai pagi hingga malam hari. Pengamanan dibagi menjadi dua kategori, yakni kegiatan rutin dan kegiatan insidentil.

ADVERTISEMENT

"Yang sudah berjalan kita pertebal, dari pagi sampai malam. Malam itu ada kegiatan rutin dan insidentil. Insidentil ini termasuk salah satunya kasus atau laporan-laporan masyarakat," ungkapnya.

Selain memperkuat patroli, Satpol PP juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir secara berlebihan saat beraktivitas pada malam hari. Warga disarankan tidak sendirian atau sekadar nongkrong tanpa tujuan jelas pada jam-jam rawan.

"Saya imbau agar masyarakat tidak nganggur di jam malam atau sendirian pada saat jam-jam rawan. Diharapkan ada teman yang mengawal," imbaunya.

"Tapi tidak perlu dikhawatirkan (berlebihan), (karena) ada beberapa CCTV kita yang dipasang disana untuk memantau aktivitas potensi gangguan," sambungnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah pemuda bersenjata tajam membacok warga di Taman Udayana viral di media sosial. Video berdurasi 18 detik itu memperlihatkan beberapa anak muda berlari lalu melukai pengguna jalan yang sedang berdiri di trotoar.

"Mana-mana luka-mu," kata salah seorang pria kepada korban di video tersebut.

"Apa salah saya pak (kok bisa di bacok)," ujar korban dengan suara bergetar, di video tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral di media sosial, aksi tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 00.35 Wita. Korban mengalami luka serius di bagian punggung dan tangan.

"Jadi takut mau keluar malam apalagi kalau lewat Udayana," kata Aulia, salah seorang warga Mataram, kepada detikBali.

Aulia berharap aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Mataram segera menangkap pelaku.

"Semoga pelaku bisa segera tertangkap, jujur takut banget," ujarnya.

Senada dengan Aulia, Novi, warga Sweta, Mataram, mengaku cemas karena kerap berolahraga di Taman Udayana saat akhir pekan.

"Biasa olahraga di Taman Udayana, sekarang waswas. Saya harap aparat bisa segera bertindak cepat, sebelum jatuh korban jiwa lagi," ungkapnya.



(dpw/dpw)










Hide Ads