Jasad pria membusuk yang ditemukan di lahan kosong Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, diduga adalah tukang cuci motor inisial DAD (25), sebelumnya ditulis D. Dugaan identitas jenazah ini makin menguat setelah ada informasi sempat ada keributan di tempat DAD bekerja.
Keributan di lokasi pencucian motor Banjar Cabe, tempat DAD bekerja, terjadi pada 7 Mei 2026 dini hari. Bahkan, keributan itu diduga juga melibatkan dua orang yang pernah bekerja di tempat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tiba di lokasi, pemilik usaha menemukan sejumlah kursi dan sekat triplek rusak dan ada bekas perbaikan lantai dengan semen. Sumber di lokasi yang enggan menyebutkan namanya itu juga mengaku tidak tahu persis penyebab kerusakan tersebut karena tidak berada di lokasi saat perkiraan kejadian.
Pantauan di lokasi pada Jumat (15/5/2026), ruang tunggu pelanggan yang rusak telah dipasang garis polisi. Aparat masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif dan pelaku di balik kematian pria diduga asal Sumbawa tersebut.
Identitas DAD diduga korban dipastikan melalui ciri tato pada tubuhnya yang dikenali oleh warga dan pengelola tempat kerja lamanya. Polisi juga telah mendatangi lokasi untuk mencocokkan data fisik korban yang jasadnya ditemukan pada 12 Mei 2026, beberapa hari setelah keributan pecah.
"Memang dia orangnya karena ada tato itu, dari polisi juga sudah mengecek ke sini. Polisi bilang sudah tahu identitas korbannya ini," lanjut sumber yang meminta namanya dirahasiakan tersebut.
Sumber juga menjelaskan dua karyawan lain inisial D dan A diketahui berada di lokasi saat keributan terjadi dan kemudian berhenti bekerja masing-masing di waktu dan alasan berbeda. D mengundurkan diri melalui pesan singkat beberapa jam setelah keributan, sementara A menghilang tak lama setelah jasad korban ditemukan.
Sementara DAD pernah bekerja di tempat cuci motor itu sejak Februari 2026, kemudian diberhentikan pada akhir April 2026 dan sudah bekerja di tempat lain, jauh sebelum peristiwa penemuan mayat terkubur mencuat menghebohkan warga. Sumber ini juga tidak tahu motifnya karena selama ini terlihat baik-baik saja.
"CCTV di sini ada, tetapi pas kejadian itu tidak merekam karena belum bayar internet. Jadi tidak terekam perkelahiannya," sebut sumber.
Sumber warga lain juga tak mengelak soal keributan tersebut yang diyakini terjadi antara pukul 02.00 wita atau 03.00 Wita. Sumber ini mengaku mendengar keributan oleh beberapa orang dari arah jalan raya disertai gonggongan anjing. Warga lantas dikagetkan dengan penemuan mayat di lahan kosong ini. Warga sekitar meyakini itu setelah mengenali tato di tubuh korban yang fotonya sempat beredar luas di media sosial (medsos).
Di sisi lain, belum ada penegasan identitas jasad pria terkubur yang diduga menjadi korban pembunuhan di lahan kosong di Banjar Cabe adalah pria yang pernah bekerja di sebuah tempat pencucian motor dekat lokasi penemuan mayat. Belum ada keterangan apa pun terkait perkembangan penyelidikan kasus ini. "Tunggu hasil penyelidikan resmi Reskrim Polres Badung," tegas PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.
(iws/iws)










































