Round Up

Fakta-fakta Penggerebekan Operator Judol yang Teror Ratusan WNI Sehari

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 30 Apr 2026 09:12 WIB
Tiga tersangka perempuan kasus judi online yang merupakan kakak beradik saat diamankan di Polda Bali. (Foto: Dok. Polda Bali)
Denpasar -

Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali menangkap empat operator judi online (judol) berinisial IJT alias Gisel (23), RFT alias Selena (22), MGB alias Aleta (22), serta WAB alias Guang Yun (31). Tiga tersangka perempuan asal Manado diketahui merupakan kakak beradik.

Berikutnya, satu tersangka laki-laki inisial WAB berasal dari Jakarta. Para tersangka ditangkap saat penggerebekan sebuah rumah di Jalan Pratama Gang Hasan Nomor 3, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Direktur Reserse Siber Polda Bali Kombes Aszhari Kurniawan mengungkapkan para tersangka mengoperasikan situs judi dari rumah tersebut. Mereka 'meneror' ratusan warga negara Indonesia (WNI) via telepon setiap hari untuk menjaring korban.

"Dalam sehari, tersangka bisa menerima sekitar 300 sampai 400 nomor telepon WNI dari leader untuk kemudian dihubungi satu per satu," ungkap Aszhari di Mapolda Bali, Rabu (29/4/2026).

Aszhari mengungkapkan tersangka IJT alias Gisel, RFT alias Selena, dan MGB alias Aleta bertugas menghubungi ratusan nomor telepon tersebut. Mereka menawarkan calon korban untuk mengunduh aplikasi judi online bernama ketua.co.

Dalam situs tersebut, terdapat berbagai jenis permainan judi seperti kasino, slot, hingga mahyong. Jika korban merespons, para tersangka akan mengirimkan tautan unduhan aplikasi melalui WhatsApp (WA).

"Modusnya, pemain diberikan bonus di awal agar mencoba permainan. Setelah itu, jika ingin lanjut, pemain diminta melakukan top up," jelas Aszhari.

Dalam situs tersebut, pemain dapat melakukan deposit melalui sejumlah virtual account dari beberapa bank. Setelah melakukan top up, pemain dapat memainkan berbagai jenis permainan judi online yang tersedia.

Adapun, tersangka WAB alias Guang Yun bertugas sebagai customer service. Ia menangani keluhan atau pertanyaan pemain melalui fitur live chat yang tersedia di situs GN77.

Setelah permainan selesai, pemain yang menang dapat melakukan penarikan dana (withdraw) melalui sistem yang telah disediakan di dalam situs. "Para tersangka hanya menjalankan peran sesuai arahan dari leader, mulai dari menghubungi calon pemain hingga membantu proses bermain," ungkap Aszhari.



Simak Video "Video: Polda Bali Luncurkan Platform Digital Cakrawasi untuk Awasi Orang Asing"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork