detikBali

Keributan Dini Hari di Denpasar, Dipicu Miras Berujung Perusakan Mobil

Terpopuler Koleksi Pilihan

Keributan Dini Hari di Denpasar, Dipicu Miras Berujung Perusakan Mobil


Sui Suadnyana, Wibhi Leksono - detikBali

perkelahian antar anak SMA
Foto: Ilustrasu keributan. (Edi Wahyono/detikcom)
Denpasar -

Keributan melibatkan belasan orang pecah di Jalan Tunjung Biru, Lingkungan Taruna Bhineka, Desa Pemogan, Denpasar, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 01.00 Wita. Insiden ini dipicu perselisihan saat pesta minuman keras (miras) di salah satu kamar kos.

Keributan ini menyebabkan kerusakan barang dan korban luka. Salah satu barang yang rusak adalah mobil Toyota Innova DK 1302 ADF milik warga asal Jember, Jawa Timur (Jatim), Chevy Agung Martadewa (30).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kaca belakang mobil berpelat Bali itu pecah. Pemilik mendapati mobilnya rusak pada pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Kendaraan tersebut diduga terkena lemparan batu saat keributan berlangsung. Kerugian ditaksir sekitar Rp 1,5 juta.

Keributan bermula sejak Sabtu (25/4/2026) malam ketika sejumlah penghuni kos berkumpul dan mengonsumsi miras. Insiden pecahnya gelas yang melukai kaki salah satu pemuda memicu cekcok. Situasi memanas saat salah satu pemuda bernama Andre Nani memukul Andre Soloh.

ADVERTISEMENT

Keributan keduanya dapat dilerai. Namun, sekitar satu jam kemudian, Andre Soloh kembali ke lokasi bersama rekannya untuk mencari pihak yang berselisih. Kedatangan mereka memicu bentrokan lebih besar yang melibatkan sekitar 15 hingga 20 orang. Massa dilaporkan saling lempar batu, bahkan beberapa di antaranya membawa senjata tajam.

Saksi Ketut Arik (34) mengaku terbangun akibat suara ribut dan sempat melihat orang membawa parang. Kepala dusun, I Putu Dodik Aryawan (39), juga menerima laporan warga dan mendatangi lokasi bersama pecalang, tetapi situasi sudah kondusif saat tiba.

Saksi lain, Mardianto Tanggela (24), menyebut kelompok pelaku sempat mengancam penghuni kos dan mencari penghuni kamar nomor 10. Dalam kejadian itu, satu orang mengalami luka gores di bagian perut.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, membenarkan kejadian tersebut. "Satu orang sudah kami amankan, sementara pelaku lain masih dalam penyelidikan," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).

Polisi menduga keributan dipicu kesalahpahaman antar-individu akibat pengaruh miras. Polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat.




(hsa/hsa)










Hide Ads